JAKARTA, AVOLTA – Provinsi Hainan menegaskan ambisinya menjadi daerah pertama di Cina, yang menghentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine atau ICE). Melalui rencana pembangunan terbaru, wilayah dengan populasi sekitar 10 juta jiwa itu, menargetkan seluruh penjualan kendaraan bensin dan diesel berakhir pada 2030.
Kebijakan tersebut tercantum dalam dokumen 15th Five-Year Plan for the Construction of Beautiful Hainan, yang dirilis pemerintah provinsi pada awal Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi besar Hainan dalam mempercepat pembangunan transportasi rendah emisi, sekaligus mendukung target pengurangan karbon China.
Disitat dari Carnewschina, selain menghentikan penjualan mobil berbahan bakar fosil, pemerintah Hainan juga menetapkan target agar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV), yang mencakup mobil listrik murni dan plug-in hybrid (PHEV), mencapai sekitar 45% dari total populasi kendaraan di provinsi tersebut pada 2030. Sebagai perbandingan, pada 2025 pangsa NEV di Hainan telah mencapai sekitar 23,75%.
Sebenarnya, arah kebijakan ini bukan hal baru. Hainan telah mengumumkan rencana penghentian penjualan mobil konvensional sejak beberapa tahun lalu. Namun, melalui rencana lima tahunan terbaru, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan target tersebut tetap berjalan sesuai rencana, sekaligus mempercepat transformasi menuju pulau berbasis energi bersih.
Untuk mendukung implementasinya, pemerintah daerah akan terus memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor publik maupun swasta. Pembangunan infrastruktur pengisian daya, pemanfaatan energi bersih, hingga peningkatan efisiensi transportasi menjadi bagian penting dari strategi tersebut, agar transisi menuju kendaraan tanpa emisi dapat berlangsung lebih cepat dan merata.
Jika target ini tercapai, Hainan akan menjadi provinsi pertama di Tiongkok yang benar-benar menghentikan penjualan mobil bensin dan diesel.
Langkah tersebut sekaligus menjadi tonggak penting dalam percepatan adopsi kendaraan listrik di negara dengan pasar otomotif terbesar di dunia, sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain yang tengah menyusun peta jalan menuju transportasi bebas emisi.
