JAKARTA, AVOLTA – Honda Civic model 2026 resmi mendapatkan penyegaran di Thailand. Meski ubahannya minor, dan tidak terlalu mencolok, sedan dari jenama berlambang huruf H tersebut kini menawarkan satu fitur baru yang cukup menarik di varian tertingginya, e RS yaitu S+ Shift.
Disitat dari Paultan, fitur S+ Shift ini bakal menghadirkan sensasi perpindahan gigi secara simulasi. Selain teknologi tersebut, Civis baru juag mendapatkan sejumlah peningkatan sektor keselamatan.
Salah satu fitur canggihnya, adalah Blind Spot Information System (BLIS) yang berfungsi memantau area titik buta kendaraan. Sistem tersebut hadir bersama Rear Cross Traffic Alert untuk membantu pengemudi ketika kendaraan sedang mundur dan mendeteksi lalu lintas yang melintas dari belakang.
Dari sisi jantung mekanis, tidak ada perubahan dan masih mengandalkan motor listrik yang menghasilkan tenaga 184 PS dan torsi maksimum 315 Nm.
Motor tersebut bekerja dengan mesin bensin empat silinder 2,0 liter direct injection, yang mampu menghasilkan tenaga 141 PS pada 6.000 rpm dan torsi 182 Nm pada 4.500 rpm. Ketika keduanya bekerja secara terintegrasi, tenaga secara keseluruhan mencapai 203 PS.
Fitur S+ Shift sendiri sebelumnya diperkenalkan di Honda Prelude, dan kini diterapkan di Civic e RS. Teknologi ini dirancang untuk memberikan simulasi perpindahan gigi, sehingga karakter berkendara terasa lebih dinamis.
Namun, spesifikasi Civic untuk pasar Asia Tenggara masih berpotensi berbeda dengan model Jepang. Di Jepang, Civic e RS mendapatkan sejumlah sentuhan khusus, termasuk setelan suspensi tertentu, lingkar kemudi model flat-bottom dengan penanda posisi pukul 12 berbahan Alcantara, serta pelek alloy Berlina Black 18 inci model twin-spoke.






