VALENCIA, AVOLTA – Ford dan Geely resmi menjalin kemitraan strategis di Eropa dengan membentuk perusahaan patungan baru di Spanyol. Melalui kolaborasi ini, kedua produsen otomotif tersebut bakal mengembangkan dan memproduksi sejumlah model kendaraan baru, sekaligus memperkuat daya saing di pasar Eropa.
Perusahaan patungan tersebut akan berbasis di Valencia, Spanyol, dengan fokus pada pengembangan kendaraan elektrifikasi dan model bermesin pembakaran internal (ICE) generasi terbaru.
Ford dan Geely masing-masing akan memegang porsi kepemilikan 50% dalam joint venture tersebut, sementara proses pengembangan produk akan memanfaatkan keahlian teknologi dari kedua perusahaan.
Melansir CarnewsChina, Sabtu (25/7/2026) salah satu tujuan utama kerjasama ini, yaitu mempercepat waktu pengembangan kendaraan baru sekaligus menekan biaya produksi. Dengan berbagi platform, teknologi, serta rantai pasok, Ford dan Geely berharap dapat menghadirkan produk yang lebih kompetitif, baik dari sisi harga maupun teknologi.
Model pertama hasil kolaborasi ini diperkirakan meluncur pada 2028. Kendaraan tersebut dikabarkan bakal menggunakan platform modular terbaru milik Geely yang telah mendukung berbagai jenis sistem penggerak, mulai dari mesin bensin, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil listrik murni (BEV).
Meski akan berbagi basis dan teknologi, Ford menegaskan bahwa setiap model tetap akan memiliki karakter desain, pengaturan sasis, serta pengalaman berkendara yang berbeda agar identitas masing-masing merek tetap terjaga.
Langkah serupa sebelumnya juga dilakukan sejumlah produsen otomotif global untuk menghemat biaya pengembangan tanpa mengorbankan ciri khas produk.
Kerjasama ini juga membuka peluang bagi Ford untuk memperluas portofolio kendaraan elektrifikasinya di Eropa. Di sisi lain, Geely memperoleh akses yang lebih besar terhadap jaringan manufaktur, distribusi, serta pengalaman Ford di pasar Benua Biru.






