Home Cerita CATL Kembangkan Teknologi Baru, Cegah Kebakaran Mobil Listrik

CATL Kembangkan Teknologi Baru, Cegah Kebakaran Mobil Listrik

 

SHANGHAI, AVOLTA – CATL terus memperkuat fokusnya pada aspek keselamatan baterai kendaraan listrik, di tengah meningkatnya perhatian terhadap risiko kebakaran dan melonjaknya biaya asuransi kendaraan listrik.

Melansir CarnewsChina, Sabtu (20/6/2026) perusahaan baterai terbesar di dunia itu resmi memperoleh dua paten baru yang dirancang untuk meningkatkan keamanan paket baterai sekaligus mengurangi potensi kerusakan akibat kecelakaan.

Pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari investasi riset dan pengembangan CATL yang nilainya mencapai 23,8 miliar yuan. Dana tersebut digunakan untuk mempercepat inovasi di berbagai bidang, termasuk teknologi keselamatan baterai yang semakin menjadi perhatian industri otomotif global.

Paten pertama berkaitan dengan struktur pelindung paket baterai yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan saat terjadi benturan. Sistem ini memungkinkan zona perlindungan termal dan kelistrikan tetap terjaga sebelum deformasi fisik merusak sel-sel baterai di dalamnya.

Tujuannya adalah meminimalkan kemungkinan terjadinya thermal runaway yang dapat memicu kebakaran.

Paten kedua berfokus pada peningkatan keamanan sistem pendingin cair. CATL mengembangkan desain baru untuk mencegah kebocoran cairan pendingin yang berpotensi menyebabkan korsleting atau masalah keselamatan lainnya.

Dengan desain tersebut, sistem pendinginan baterai diharapkan tetap bekerja optimal dalam berbagai kondisi operasional.

Upaya CATL ini muncul ketika industri kendaraan listrik tengah menghadapi tantangan berupa kenaikan premi asuransi di sejumlah negara. Risiko perbaikan yang mahal dan kekhawatiran terkait kebakaran baterai menjadi salah satu faktor yang membuat biaya kepemilikan kendaraan listrik meningkat.

Langkah CATL juga sejalan dengan arah regulasi di Cina yang semakin ketat terhadap keselamatan kendaraan listrik. Mulai Juli 2026, Tiongkok menerapkan standar baru yang mewajibkan baterai kendaraan listrik memiliki kemampuan mencegah kebakaran dan ledakan, bahkan dalam kondisi ekstrem.