TOKYO, AVOLTA – Yamaha semakin serius masuk ke segmen motor listrik. Indikasi terbaru datang dari dokumen paten baru yang terdaftar dan secara tidak sengaja mengungkap lebih banyak detail mengenai proyek motor sport listrik, yang sudah lama dikembangkan pabrikan asal Jepang itu.
Melansir cycleworld, Jumat (19/6/2026) meski dokumen tersebut secara resmi membahas penempatan unit kontrol ABS, gambar-gambar yang tercantum justru memperlihatkan sosok motor sport listrik yang memiliki kemiripan dengan konsep Proto BEV yang diperkenalkan Yamaha sebelumnya.
Model tersebut terlihat sudah dirancang untuk penggunaan jalan raya dan memiliki dimensi yang mendekati Yamaha YZF-R7.
Motor listrik tersebut mengusung rangka model beam frame yang mengelilingi paket baterai berukuran besar. Salah satu hal yang menarik adalah posisi modul hidrolik ABS yang ditempatkan di belakang kepala kemudi.
Tata letak ini dipilih untuk memperpendek jalur rem sehingga respons sistem anti-lock braking system dapat bekerja lebih cepat.
Paten terbaru juga menunjukkan adanya sistem pengisian daya AC menggunakan konektor Type 2, yang mendukung pengisian satu fase 7,4 kW dan tiga fase hingga 22 kW. Kapasitas pengisian tersebut tergolong tinggi untuk ukuran sepeda motor listrik dan berpotensi membuat waktu pengisian baterai menjadi lebih singkat.
Yamaha belum mengungkap spesifikasi performa motor tersebut. Namun, divisi pengembangan motor listrik milik perusahaan diketahui memiliki teknologi motor listrik dengan rentang tenaga mulai dari 35 kW atau sekitar 48 hp hingga 350 kW atau setara 476 hp.
Secara desain merupakan pengembangan dari konsep Proto BEV yang dipamerkan pada Japan Mobility Show 2025. Yamaha sebelumnya menyebut konsep tersebut sebagai motor supersport listrik yang mengutamakan bobot ringan, akselerasi yang mudah dikendalikan, serta karakter berkendara khas Yamaha.






