Home Cerita Malaysia Resmi Punya Uji Tabrak Kaca Depan Mobil

Malaysia Resmi Punya Uji Tabrak Kaca Depan Mobil

MELAKA, AVOLTA – Malaysia kini memiliki fasilitas pengujian yang secara khusus menguji ketahanan kaca depan mobil saat terjadi kecelakaan.

Pengujian ini dilakukan dengan menabrakkan mobil yang baru dipasangi kaca depan, untuk melihat apakah kaca tetap mampu bertahan dan berada pada posisinya setelah benturan. Demikian melansir Paultan, Kamis (10/9/2026).

Dalam pengujian tersebut, Perodua Ativa yang baru dipasangi kaca depan menggunakan perekat SikaTack Drive langsung diuji tabrak setelah menunggu selama 60 menit.

Pengujian yang berlangsung di laboratorium PC3 Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS) di Melaka pada Selasa (8/9/2026) itu disebut Sika, sebagai uji tabrak kaca depan otomotif pertama di Malaysia yang mendapatkan pengakuan dari Malaysia Book of Records.

Proses pemasangan kaca dilakukan secara langsung oleh teknisi yang telah mendapatkan sertifikasi Sika, mobil menjalani uji tabrak frontal dengan kecepatan 48 km per jam.

Hasil pengujian menunjukkan kaca depan mengalami retak pada bagian bawah akibat benturan, tetapi tetap berada pada posisinya. Struktur bodi kendaraan juga sebagian besar tetap utuh sehingga keempat pintu masih dapat dibuka setelah tabrakan.

“Kaca depan merupakan komponen keselamatan, tetapi sering kali penggantiannya hanya mempertimbangkan harga dan kecepatan. Yang tidak kalah penting adalah perekat yang digunakan dan standar pemasangannya karena keduanya menentukan kemampuan kaca untuk tetap berada di tempatnya ketika dibutuhkan,” ujar Head of Automotive and Industry Sika Malaysia Daphne Wong.

Sika menyatakan SikaTack Drive juga telah melalui pengujian berdasarkan Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) 212 di Amerika Serikat (AS). Standar tersebut menguji kemampuan kaca depan untuk tetap menempel pada kendaraan ketika terjadi kecelakaan, termasuk dengan menggunakan boneka uji tabrak persentil ke-95.

Dalam spesifikasi resminya, SikaTack Drive menggunakan basis polyurethane dan bekerja dengan mekanisme pengerasan akibat kelembapan. Produk tersebut memiliki Minimum Drive-Away Time 60 menit untuk mobil yang dilengkapi airbag berdasarkan FMVSS 212.

Perodua Ativa yang digunakan dalam pengujian tersebut diketahui telah meraih rating keselamatan lima bintang dari ASEAN NCAP. Menurut Sika, kaca depan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari angin dan benda dari luar kendaraan. Komponen tersebut juga menjadi bagian dari struktur keselamatan mobil.