Home Cerita Honda Odyssey Bersolek, Varian Termurah Naik Kelas

Honda Odyssey Bersolek, Varian Termurah Naik Kelas

SHANGHAI, AVOLTA – Honda Odyssey mendapatkan penyegaran untuk pasar Cina. MPV yang diproduksi melalui kerjasama GAC-Honda ini mendapat sejumlah pembaruan, terutama pada bagian interior dan fitur kenyamanan.

Salah satu perubahan menarik ada pada varian paling rendah. Pabrikan asal Jepang ini tidak lagi menawarkan pilihan tanpa layar hiburan seperti model sebelumnya. Demikian melansir laman CarnewsChina, Rabu (30/9/2026).

Varian Pro sebagai model termurah kini menggunakan layar tengah berukuran 12,3 inci. Ukurannya bahkan lebih besar dibandingkan layar 10,1 inci yang digunakan pada varian di atasnya.

Meski demikian, layar tersebut tidak dilengkapi fitur navigasi maupun perintah suara. Fungsinya lebih diarahkan sebagai pusat konektivitas smartphone melalui Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Carlink.

Honda juga memberikan sejumlah peningkatan pada aspek kenyamanan. Kursi depan dan baris kedua kini tersedia dengan pilihan pemanas, ventilasi, serta fungsi pijat. Setir berlapis kulit menjadi fitur standar di seluruh varian.

Fitur lainnya mencakup kulkas yang terintegrasi di kabin, kamera 720 derajat, kaca spion digital, serta layar hiburan yang dipasang di bagian plafon untuk penumpang belakang.

Secara dimensi, Odyssey untuk pasar Cina memiliki panjang 4.861 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.712 mm, serta jarak sumbu roda 2.900 mm. Kabinnya menggunakan konfigurasi tujuh penumpang dengan susunan 2+2+3.

Untuk sektor mesin, Honda tidak melakukan perubahan besar. Seluruh varian masih menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter naturally aspirated dengan sistem E-CVT.

Total tenaga yang dihasilkan mencapai 158 kW atau sekitar 212 HP. Sementara konsumsi bahan bakar berdasarkan pengujian WLTC berada di kisaran 5,88-6,17 liter per 100 km, tergantung varian.

Honda Odyssey versi Cina ini berbeda dengan Odyssey yang dipasarkan di Amerika Utara. Model tersebut diproduksi oleh GAC-Honda dan mulai diekspor ke Jepang sejak akhir 2023 setelah produksi Odyssey di Jepang dihentikan.

Penyegaran ini membuat harga awal Odyssey naik 9.000 yuan atau sekitar Rp 13 jutaan dibandingkan model sebelumnya.