WASHINGTON, DC, AVOLTA – Honda akan menghentikan penjualan Prologue, satu-satunya mobil listrik murni (BEV) yang dipasarkan di Amerika Serikat (AS). SUV listrik tersebut akan mengakhiri masa edarnya tahun depan, menandai berakhirnya kolaborasi Honda dengan General Motors (GM) di segmen kendaraan listrik.
Juru bicara Honda, melansir ArenaEV, Kamis (23/7/2026) menyatakan penjualan Prologue akan berakhir setelah produksi model tahun 2026 selesai. Meski demikian, Honda memastikan layanan purnajual, suku cadang, dan garansi tetap tersedia melalui jaringan diler resminya.
Selama dipasarkan, Prologue sebenarnya mencatat performa penjualan yang cukup baik. Honda telah menjual lebih dari 80.000 unit Prologue di AS. Pada 2024, penjualannya mencapai sekitar 33.000 unit, kemudian meningkat menjadi lebih dari 39.000 unit sepanjang 2025.
Namun, pada paruh pertama 2026 penjualan turun hampir 50% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya setelah insentif pajak kendaraan listrik federal dihapus.
Penghentian Prologue juga tidak terlepas dari perubahan strategi elektrifikasi Honda. Sebelumnya, perusahaan telah membatalkan pengembangan lini Honda 0 Series untuk pasar Amerika Utara, termasuk proyek SUV listrik dan sedan listrik yang semula akan diproduksi menggunakan platform baru buatan Honda sendiri.
Selain itu, proyek Acura RSX listrik dan sejumlah investasi besar di sektor EV juga ikut dihentikan. Sebagai gantinya, perusahaan kini memilih memperkuat portofolio kendaraan hybrid. Pabrikan asal Jepang tersebut berencana meluncurkan sekitar 15 model hybrid baru hingga 2030.
Dengan berakhirnya penjualan Prologue, Honda praktis tidak lagi memiliki mobil listrik murni di pasar AS mulai 2027.
Meski demikian, perusahaan menegaskan elektrifikasi tetap menjadi bagian dari strategi jangka panjangnya, hanya saja fokus pengembangannya untuk sementara akan lebih diarahkan pada kendaraan hybrid sambil menyesuaikan perkembangan pasar kendaraan listrik global.






