Home Cerita Perang Harga EV di Cina: BYD Pakai Jurus Tenor 7 Tahun

Perang Harga EV di Cina: BYD Pakai Jurus Tenor 7 Tahun

27
0

SHENZHEN, AVOLTA – BYD meluncurkan program pembiayaan khusus yang cukup menarik bagi calon pembeli kendaraan listrik di Cina, yaitu skema cicilan bunga rendah hingga 7 tahun.

Penawaran ini diperkenalkan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong adopsi lebih luas mobil listrik (EV) di pasar Tiongkok, sekaligus membantu konsumen mengatasi beban biaya awal yang kerap jadi hambatan utama.

Melansir CnEVPost, Jumat (27/2/2026) dalam program tersebut, konsumen bisa menikmati bunga yang lebih ringan ketika membeli mobil BYD melalui fasilitas kredit jangka panjang hingga 84 bulan.

Langkah ini dianggap strategis, mengingat harga mobil listrik umumnya masih lebih tinggi dibanding kendaraan berbahan bakar konvensional, sehingga opsi pembiayaan yang ramah di kantong bisa jadi daya tarik tambahan.

Program ini tersedia untuk berbagai model BYD, termasuk unit mobil listrik penuh (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV). Model populer seperti BYD Seal, BYD Dolphin, sekaligus SUV keluarga seperti Tang dan Yuan turut masuk dalam daftar yang bisa dibeli dengan skema cicilan bunga rendah ini.

Penawaran pembiayaan bunga rendah ini juga dianggap relevan di tengah persaingan ketat pasar EV di Cina, di mana banyak pabrikan berlomba menarik konsumen dengan insentif harga, bonus tunai, atau paket purna jual menarik.

Perusahaan berharap paket cicilan ini bisa memberikan nilai tambah yang lebih konkret dibanding sekadar diskon harga satu kali.

Selain itu, program ini juga dimaksudkan untuk mendorong pembelian mobil listrik bagi segmen personal maupun fleet kecil. Dengan tenor panjang sampai 7 tahun dan bunga rendah, konsumen dinilai punya keleluasaan lebih dalam mengatur perencanaan finansial mereka tanpa terbebani cicilan bulanan yang tinggi.

Program pembiayaan bunga rendah seperti ini menunjukkan bahwa pabrikan EV kini tak hanya bersaing soal jangkauan baterai atau fitur teknologi, tapi juga mulai memperkuat strategi finansial agar produk-produk mereka semakin terjangkau bagi pembeli luas.