CHENGDU, AVOLTA – Hyundai bersiap memperkuat kembali kiprahnya di pasar kendaraan listrik Cina melalui merek Ioniq. Model pertama yang diproduksi khusus untuk pasar Negeri Tirai Bambu, Ioniq V akan mulai dijual pada 21 Agustus 2026.
Pre-sales Ioniq V dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan Chengdu Auto Show 2026 yang digelar pada 21-30 Agustus di Western China Expo City. Sementara peluncuran resminya dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Demikian dikutip CnEVPost, Jumat (14/8/2026).
Model ini merupakan versi produksi dari Venus Concept yang diperkenalkan Hyundai di ajang Beijing Auto Show pada April 2026.
Berbeda dari sejumlah model Hyundai yang dikembangkan untuk pasar global, Ioniq V mendapat sentuhan khusus dari pusat desain Hyundai di Tiongkok. Pengembangannya dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen Cina, sekaligus disiapkan untuk dipasarkan ke sejumlah negara lain di masa mendatang.
Ioniq V dibangun menggunakan platform kendaraan listrik E-GMP atau Electric Global Modular Platform. Platform tersebut juga digunakan pada sejumlah model listrik Hyundai lainnya.
Sektor pengisian daya menjadi salah satu keunggulan mobil ini karena sudah mendukung sistem 800 volt. Teknologi tersebut memungkinkan proses pengisian baterai dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan sistem kelistrikan bertegangan lebih rendah.
Hyundai menyediakan dua pilihan tenaga untuk Ioniq V. Versi pertama menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 140 kW, sedangkan varian lainnya menghasilkan tenaga hingga 168 kW. Keduanya menggunakan konfigurasi motor listrik tunggal.
Sumber tenaga listriknya berasal dari baterai LFP buatan CATL. Tersedia dua kapasitas baterai, yakni 53,5 kWh dan 66,8 kWh.
Dengan pilihan baterai tersebut, Ioniq V memiliki jarak tempuh antara 520 km hingga 650 km berdasarkan standar pengujian CLTC Cina.






