Home Cerita Indonesia Pasar Motor Terbesar Ketiga Dunia

Indonesia Pasar Motor Terbesar Ketiga Dunia

Ilustrasi. pabrik AHM produksi Honda Vario, salah satu skutik terlaris. di Indonesia. (AHM)

JAKARTA, AVOLTA – Indonesia terus menegaskan posisinya sebagai raksasa pasar sepeda motor dunia. Dengan penjualan menembus 6,4 juta unit sepanjang 2025, pasar roda dua nasional kini berada di peringkat ketiga global.

Hal itu disampaikan Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, yang menyebut kontribusi pasar domestik menembus lebih dari 10% terhadap total penjualan motor global.

“Kalau kita lihat pasar motor dunia itu sekitar 50 juta sampai 60 juta unit per tahun. Indonesia berada di peringkat tiga dunia, dengan kontribusi di atas 10%. Tahun lalu saja angkanya mencapai 6,4 juta unit,” ujar Thomas belum lama ini di Jakarta.

Thomas menilai capaian tersebut menempatkan Indonesia sejajar dengan negara raksasa otomotif seperti India dan Cina. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan roda dua menjadi fondasi utama kokohnya industri ini.

“AHM sendiri secara global kadang berada di posisi nomor satu atau dua. Tahun lalu produksi domestik kami sekitar 4,98 juta unit, naik 1 persen dibanding tahun sebelumnya. Besarnya pasar Indonesia membuat kami sejajar dengan India dan Cina,” tutur Thomas.

Menurut Thomas, industri sepeda motor bukan hanya soal angka penjualan. Rantai bisnisnya melibatkan ekosistem besar, mulai dari manufaktur, pemasok komponen, jaringan distribusi, pembiayaan hingga sektor logistik dan asuransi.

“Selama 55 tahun, AHM bersyukur telah menghadirkan 100 juta unit motor untuk konsumen Indonesia. Dalam 15 tahun terakhir, investasi yang kami tanamkan mencapai puluhan triliun rupiah untuk pengembangan produk di dalam negeri,” kata Thomas.

AHM saat ini didukung lebih dari 220 perusahaan tier 1 serta sekitar 1.000 perusahaan tier 2 dan 3. Jika ditambah jaringan main diler, perusahaan pembiayaan, transporter, hingga asuransi, total tenaga kerja yang terlibat dalam ekosistem ini diperkirakan mencapai 600 ribu hingga 700 ribu orang.

Selain kuat di pasar domestik, Indonesia juga semakin diperhitungkan sebagai basis produksi ekspor. Sepanjang tahun lalu, AHM mencatat ekspor utuh (CBU) sebanyak 223 ribu unit dan hampir 1 juta unit dalam bentuk CKD. Dalam lima hingga delapan tahun terakhir, total ekspor mendekati 2,5 juta unit.

Dari sisi kandungan lokal, rata-rata tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produk AHM telah berada di kisaran 45–55 %. Thomas menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.