
JAKARTA, AVOLTA – Elektrifikasi kendaraan merupakan masa depan, termasuk dalam pengembangan Toyota GR Supra yang dikabarkan generasi terbarunya nanti bakal memiliki pilihan mesin listrik menyesuaikan dengan tren di industri otomotif global.
Namun, seperti yang diberitakan oleh Autoblog, Selasa (28/2/2023), sebelum lahir versi battery electric vehicle (BEV), produsen otomotif asal Jepang itu lebih dulu meluncurkan GR Supra dengan performa tenaga yang jauh lebih bertenaga dari versi sekarang.
GR Supra versi listrik ini nantinya akan menjadi model terakhir yang menggunakan sasis A90. Berdasarkan laporan beberapa media Jepang, Supra generasi ini produksinya dijadwalkan berakhir pada 2025 mendatang.
Bukan cuma itu, sedan sport listrik GR E-Supra juga akan mengadopsi transmisi pseudo-manual yang telah dikembangkan Toyota untuk EV, yang meniru nuansa gearbox standar pabrikan.
Selain itu, karena menggunakan platform EV baru, desainnya dikabarkan akan lebih bebas dalam konsep. Tapi belum ada informasi kapan pasti peluncuran mobil sport Toyota GR E-Supra. Tapi, secara konfigurasi akan ada dua tempat duduk dan bermesin tengah.
Meski baru bersifat rumors, jantung pacu yang nanti digendong GR Supra listrik diklaim akan mampu menghasilkan tenaga 542 HP, meningkat signifikan dari 382 HP pada Supra saat ini.
Bahkan tidak lagi mengusung nama GR Supra, melainkan dengan nama awal GRMN (Gazoo Racing tuned by Meister of the Nurburgring).



