
SYDNEY, AVOLTA – Chery bersiap menyapa pasar Australia dengan sesuatu yang baru dan belum pernah ada sebelumnya, yaitu meluncurkan pikap plug-in hybrid (PHEV) berbasis mesin diesel.
Model ini direncanakan meluncur tahun ini, sekaligus menjadi pikap PHEV diesel pertama yang dijual secara resmi di Negeri Kanguru.
Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi Chery memperluas jangkauan produknya di pasar global dengan pendekatan teknologi yang berani dan fungsional. Demikian dikutip dari laman CarnewsChina, Rabu (25/2/2026).
Menurut siaran resmi Chery Australia, pikap PHEV diesel ini akan menghadirkan keseimbangan antara torsi kuat dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dari pikap diesel biasa.
“Kami ingin menawarkan pilihan yang tidak hanya tangguh di medan berat, tetapi juga lebih hemat energi dan ramah lingkungan,” ujar perwakilan Chery Australia.
Teknologi plug-in hybrid diyakini bisa membantu menekan konsumsi bahan bakar saat bekerja keras atau berhenti-start di perkotaan, sekaligus memberikan jarak tempuh listrik murni untuk mobilitas harian.
Rincian lengkap soal spesifikasi mesin dan angka performa belum dibuka secara resmi, tetapi sumber menyebut bahwa mesin diesel itu akan dipadukan dengan sistem baterai yang cukup besar untuk memberikan mode EV murni di area perkotaan.
Kondisi ini bisa jadi nilai jual utama, mengingat tren regulasi yang makin ketat terkait emisi di sejumlah kota besar Australia.
Selain itu, Chery juga memperkirakan pikap ini akan menarik bagi segmen fleet dan pengguna komersial yang sering terlibat tugas berat namun tetap ingin menekan biaya operasional.






