
JAKARTA, AVOLTA – Pasar mobil India diprediksi bakal menjadi pemimpin pertumbuhan mobil listrik dunia jelang 2035. Hal tersebut, berdasarkan riset dari Counterpoint Technology market Research, disitat dari situs resmi, Rabu (5/1/2025).
Negeri Bollywood diyakini bakal mengubah wajah industri otomotif global, karena menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dalam adopsi mobil listrik hingga 2035.
Dalam laporan tersebut, bersama dengan jepang, negara-negara Amerika Latin, dan Asia Tenggara, india diproykesikan menjadi pusat pertumbuhan kendaraan listrik dalam dekade mendatang.
Sementara itu, untuk Cina sendiri, yang saat ini menjadi pasar terbesar otomotif dan juga segmen kendaraan listrik diperkirakan akan terus menjadi pemimpin dengan pangsa pasar 60 persen pada 2035. Namun, India dan negara Asia Tenggara, serta Amerika Latin diprediksi akan mencatatkan pertumbuhan tercepat.
India, dengan populasi besar dan tingkat urbanisasi yang pesat, menjadi pasar yang sangat menarik bagi produsen kendaraan listrik. Dukungan pemerintah India melalui kebijakan dan insentif untuk kendaraan ramah lingkungan semakin mempercepat transisi ini.
“Di India, merek-merek lokal akan memimpin adopsi kendaraan listrik,” ucap Soumen Mandal, analis senior Counterpoint.
Saat ini, produsen kendaraan listrik global dan lokal juga mulai meningkatkan investasi di India, untuk memperkenalkan model dengan harga yang lebih terjangkau. Mobil dengan banderol yang kompetitif serta infrastruktur pengisian daya yang semakin berkembang akan jadi kunci percepatan penetrasi.





