MICHIGAN, AVOLTA – Jeep menyiapkan strategi ekspansi besar-besaran di pasar Eropa dengan memperluas jajaran produknya menjadi enam model hingga 2030. Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang induk perusahaan, Stellantis, yang menempatkan Jeep sebagai salah satu merek global.
Melansir Reuters, Kamis (2/7/2026) saat ini Jeep hanya memasarkan dua model utama di Eropa, yakni Avenger dan Compass. Namun, dalam beberapa tahun ke depan akan bertambah dengan kehadiran Recon sebagai SUV listrik berkemampuan off-road, dua SUV baru di segmen B, serta SUV segmen D yang dikembangkan bersama produsen otomotif Cina, Dongfeng.
SUV segmen D tersebut menjadi salah satu proyek paling menarik. Berbeda dengan model Jeep lainnya, kendaraan ini akan diproduksi di Tiongkok melalui kolaborasi Stellantis dan Dongfeng, kemudian dipasarkan di Eropa dan Cina.
Meski melibatkan mitra asal Cina, Jeep menegaskan model tersebut tetap dirancang dengan karakter khas merek asal Amerika Serikat itu, termasuk kemampuan penggerak empat roda dan karakter off-road yang menjadi identitasnya.
Selain menghadirkan SUV berukuran besar, Jeep juga akan memperluas pilihan di segmen SUV ringkas melalui dua model baru berbasis platform STLA One milik Stellantis. Salah satunya diperkirakan menjadi penerus Renegade, sementara model lainnya akan mengisi celah antara Avenger dan Compass.
Platform tersebut mendukung berbagai pilihan sistem penggerak, mulai dari mesin hybrid hingga mobil listrik murni.
Di sisi lain, Jeep memastikan seluruh jajaran produknya di Eropa pada 2030 akan tersedia dengan pilihan teknologi elektrifikasi, baik hybrid maupun battery electric vehicle (BEV). Seluruh model juga tetap menawarkan opsi penggerak empat roda agar karakter Jeep sebagai merek SUV tangguh tetap dipertahankan meski memasuki era elektrifikasi.
Jeep juga masih membuka peluang menghadirkan kembali Wrangler ke pasar Eropa. Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada kemampuan model tersebut memenuhi regulasi emisi karbon yang semakin ketat di kawasan tersebut. Untuk sementara, peran Wrangler akan digantikan oleh Recon, SUV listrik yang dijadwalkan meluncur di Eropa mulai awal 2027.
Melalui strategi ini, Jeep berharap dapat memperkuat posisinya di pasar Eropa yang semakin kompetitif. Selain memperluas pilihan model, perusahaan juga ingin menjangkau lebih banyak konsumen melalui kombinasi SUV ringkas, SUV keluarga, hingga kendaraan listrik berorientasi off-road yang menjadi ciri khas merek tersebut.







