CATL dan BYD Jadi Raja Baterai Mobil Listrik Dunia

Booth CATL di sebuah pameran – dok.Istimewa

JAKARTA, AVOLTA – Pasar baterai kendaraan listrik global, pada semester pertama 2025, didominasi dua raksasa asal Tiongkok, CATL dan BYD. Berdasarkan laporan dari SNE Research, CATL kembali menempati posisi teratas dengan pangsa pasar sebesar 36,3%, sementara BYD menyusul di posisi kedua dengan 16,7%.

Total kapasitas baterai yang dipasok oleh CATL mencapai 134,1 gigawatt jam (GWh), meningkat 26,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, BYD membukukan peningkatan lebih besar, yakni 37,7% dengan total kapasitas sebesar 61,8 GWh. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam permintaan kendaraan listrik di pasar global.

Sementara itu, disitat dari cnevpost, data dari SNE Research juga menyebutkan bahwa lonjakan kinerja CATL dan BYD sebagian besar didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan listrik dari merek-merek seperti Tesla, Li Auto, Nio, hingga Volkswagen. CATL diketahui menjadi pemasok utama untuk Model 3 dan Model Y, yang menjadi tulang punggung penjualan Tesla di banyak negara.

Selain dua nama besar tersebut, LG Energy Solution dari Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar 13,4%. Meskipun masih kuat, pertumbuhan LG tidak setinggi CATL dan BYD, dan mengindikasikan persaingan yang semakin ketat di industri baterai global.

Sedangkan pemain lain seperti Panasonic, Samsung SDI, SK On, dan AESC juga masih masuk dalam daftar sepuluh besar pemasok baterai dunia. Namun, secara keseluruhan, dominasi perusahaan asal Cina terlihat semakin menguat, seiring meningkatnya permintaan kendaraan listrik di pasar domestiknya maupun secara global.

Dengan posisi kuat CATL dan BYD yang sulit tergoyahkan, industri baterai kendaraan listrik diperkirakan akan terus bergantung pada inovasi dan kapasitas produksi dari kedua perusahaan ini. Persaingan ke depan pun diprediksi semakin sengit, seiring dengan munculnya teknologi baru dan permintaan pasar yang terus tumbuh.

CATEGORIES
TAGS