
JAKARTA, AVOLTA – Rumors yang belakangan ini berkembang, yaitu tentang Mitsubishi akan menghadirkan varian mesin hybrid pada Xpander. Bukan untuk pasar Indonesia, tapi produk tersebut juga disiapkan buat kebutuhan ekspor.
Menanggapi informasi itu, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita mengatakan perusahaan masih melihat perkembangan mobil hybrid di Indonesia.
Menurut dia, sekarang ini pemerintah sedang fokus untuk memberikan insentif kepada produk battery electric vehicle (BEV), sehingga perlu dikaji lebih jauh lagi khususnya pasar kendaraan berteknologi hibrida.
“Apabila pasar sudah benar-benar bisa menerima produk hybrid, maka kita akan mulai memproduksi dan menjualnya di sini,” ujar Kurita di Jakarta belum lama ini.
Kurita melanjutkan, studi tentang produk hybrid termasuk Xpander sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Dia juga mengakui bahwa setiap tahun pasar mobil hybrid terus berkembang dan sekamin diterima dengan baik oleh konsumen.
“Sekarang ini kami sedang melakukan studi untuk bisa memperkenalkan Xpander hybrid dan model hybrid lainnya untuk kebutuhan pasar lokal dan ekspor ke sejumlah negara di ASEAN,” tutur Kurita.
Perlu diketaui, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) sudah menambah nilai investasi Rp 10 triliun di Indonesia untuk periode 2022-2025. Penambahan tersebut akan digunakan untuk memproduksi 2 produk baru di segmen mobil elektrifikasi mulai 2024.





