
JAKARTA, AVOLTA – Wuling resmi memperkenalkan merek barunya, Aishang, yang akan difokuskan sebagai entitas mobil listrik perkotaan untuk menyasar konsumen muda Tiongkok dengan harga yang terjangkau.
Model perdana dari Aishang, yakni A100C bakal resmi diproduksi massal pada akhir September 2025, dan akan dipasarkan di China pada Oktober mendatang. Demikian laporan dari Carnewschina, Sabtu (4/10/2025).
Tampil berbeda dari tren SUV dan crossover saat ini, A100C adalah hatchback listrik dua pintu dengan desain mungil ala city car. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.285 mm, lebar 1.708 mm, dan tinggi 1.550 mm, dengan wheelbase 1.980 mm atau sedikit lebih panjang dan lebar dibandingkan Wuling Mini EV 2025, tapi memang lebih rendah.

Aishang A100C ditenagai satu motor listrik di poros belakang, dengan daya 35 kW (51 hp) dan torsi 83 Nm, serta baterai LFP produksi Gotion berkapasitas 17,65 kWh yang memungkinkan jangkauan jarak sekitar 220 km menurut standar pengujian CLTC.
Menurut Wakil General Manager Wuling, Wang Zhiqiang, permintaan domestik untuk mobil kecil melonjak tinggi. Bahkan, pada paruh pertama 2025 saja telah terjadi pertumbuhan 63 persen dari tahun ke tahun, dengan penjualan lebih dari 425.000 unit selama enam bulan.
“Hal ini membuka peluang strategis bagi Wuling untuk menawarkan mobil penumpang berbiaya rendah yang tetap menarik, mudah digunakan, dan bersifat sosial,” ujar Wang.
Dalam persaingan pasar di tiongkok, Aishang A100C akan bersinggungan langsung dengan model-model seperti Chery QQ Ice Cream dan Changan Lumin.






