JAKARTA, AVOLTA – Ford akhirnya mengungkap nama resmi untuk truk listrik terbarunya. Model tersebut, diberi nama Fathom, yang menurut jenama asal Amerika Serikat ini, terinspirasi dari pemahaman mendalam terhadap sosok yang akan mengendarainya.
Disitat dari ArenaEV, nama Fathom sendiri, memiliki makna dalam bahasa Inggris yang berarti satuan ukuran, yang setara dengan dengan enam kaki dan digunakan untuk mengukur kedalaman air. Ford menyebut nama tersebut dipilih karena, calon pengguna Fathom memiliki motivasi yang sedikit berbeda dibandingkan konsumen truk pada umumnya.
Ford berencana membuka pemesanan awal Fathom pada awal 2027. Truk listrik ini ditawarkan dengan harga awal US$ 28.350 atau sekitar Rp 510,3 juta. Angka tersebut menjadikan Fathom sebagai salah satu model yang diposisikan untuk menjangkau konsumen lebih luas di segmen truk listrik.
Ford Fathom sendiri akan menjadi truk listrik berukuran menengah pertama, yang menggunakan Universal EV Platform baru milik Ford.
Dari sisi kepraktisan, kabinnya juga akan dilengkapi layar sentuh beresolusi tinggi berukuran besar. Selain itu, kendaraan ini mendapatkan fitur vehicle-to-load (V2L), dukungan kunci digital, ruang penyimpanan depan atau frunk, serta bak belakang yang menjadi ciri khas sebuah truk.
Fathom juga dirancang bukan hanya untuk kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Ford menyebut kendaraan ini akan menawarkan kenyamanan untuk perjalanan menuju tempat kerja, sekaligus mampu digunakan untuk aktivitas petualangan pada akhir pekan. Truk listrik tersebut turut dibekali kemampuan BlueCruise, sementara sistem navigasinya sudah mengintegrasikan Apple Maps.
Untuk konektivitas, Ford Fathom mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai fungsi dari perangkat smartphone melalui sistem infotainment kendaraan.






