JAKARTA, AVOLTA – Rumor terkait Volkswagen yang berencana menjual dua merek besar di bawahnya, yaitu Lamborghini dan Ducati kembali berembus kencang. Langkah ini, sejatinya sebagai usaha perusahaan untuk memperbaiki kondisi keuangan, dan mendanai transformasi bisnis pada masa depan.
Mengutip laporan Financial Times, yang disitat Carscoops, pembahasan tersebut muncul setelah Volkswagen berhasil menjual mayoritas saham perusahaan mesin kelautan Everllence, dengan valuasi yang disebut jauh melampaui ekspektasi. Namun, dana hasil transaksi tersebut diperkirakan bakal cepat terserap, untuk membiayai program restrukturisasi besar-besaran, sekaligus investasi pengembangan produk generasi berikutnya.
Volkswagen sendiri, memang tengah menghadapi tekanan yang cukup berat. jenama asal Jerman ini, bahkan sebelumnya telah dilaporkan untuk segera melakukan PHK terhadap 100 ribu karyawan, serta menutup 4 pabrik sebagai bagian dari program restrukturisasi terbesar dalam beberapa dekade terkait.
Saat ini, Volkswagen sendiri memang terus menghadapi ketatnya persaingan dari produsen Cina, sekaligus sedang membutuhkan dana besar untuk memeprkuat posisinya di era kendaraan listrik.
Ducati sendiri, sebelumnya memang pernah dipertimbangkan untuk dilepas beberapa tahun lalu. Sedangkan Lamborghini, yang mencatat laba sekitar US$ 888 juta atau sekitar Rp14,39 triliun sepanjang tahun lalu, dan terus dinilai sebagai salah satu aset paling bernilai milik Volkswagen Group.
Beberapa pihak sendiri, belum yakin Volkswagen benar-benar akan melepas dua merek ikonik tersebut. Sejumlah analis menilai, Volkswagen kecil kemungkinan untuk menjual bisnis premiumnya, yang selama ini konsisten menghasilkan keuntungan besar.
Hingga saat ini, Volkswagen sendiri belum memberikan komentar terkait rumor tersebut.






