Mobil Listrik di Australia Wajib Punya Suara

SYDNEY, AVOLTA – Pemerintah Australia bakal mewajibkan kendaraan listrik, hybrid, dan sel bahan bakar hidrogen yang baru diluncurkan di pasar domestik untuk mengeluarkan suara saat melaju.
Aturan ini bertujuan meningkatkan keselamatan dengan memperingatkan pejalan kaki, pesepeda, serta pengguna jalan lainnya mengenai keberadaan kendaraan tersebut yang cenderung beroperasi dengan sangat senyap.
Mengutip Drive, Kamis (6/11/2025) aturan ini berlaku bagi kendaraan yang bergerak dalam kecepatan rendah. Hal ini terutama penting untuk melindungi pejalan kaki, termasuk mereka yang memiliki gangguan penglihatan, agar dapat menyadari keberadaan kendaraan di sekitar mereka.
Teknologi yang digunakan dikenal dengan nama Sistem Peringatan Kendaraan Akustik (Acoustic Vehicle Alerting System/AVAS). Sistem ini menghasilkan suara buatan yang terdengar saat kendaraan melaju dengan kecepatan hingga 20 kilometer per jam.
Suara tersebut akan aktif ketika mobil melintasi area-area dengan interaksi tinggi antara kendaraan dan pejalan kaki, seperti tempat parkir, persimpangan, jalan masuk, serta zona publik lainnya.
Dengan penerapan aturan ini, Australia bergabung dengan sejumlah negara lain yang telah lebih dulu memberlakukan kebijakan serupa untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di era kendaraan ramah lingkungan.
Sementara menurut penelitian yang dilakukan kelompok advokasi Vision Australia menemukan bahwa 35% orang yang dianggap tunanetra atau memiliki gangguan penglihatan pernah mengalami nyaris celaka atau tabrakan dengan kendaraan listrik.
Undang-undang serupa yang mewajibkan suara peringatan kecepatan rendah sudah berlaku di luar negeri, dan banyak kendaraan yang dijual di pasar Australia sudah dilengkapi dengan teknologi tersebut.
