
JAKARTA, AVOLTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) ternyata sudah tidak lagi menjual multi purpose vehicle (MPV) pintu gesernya, Sienta. Bahkan, penghentian penjualan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu atau 2023.
“Sudah tidak dijual lagi, kami stop sejak tahun lalu (2023) sebenarnya dan sudah tidak ada stok,” ujar Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, saat ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Sejatinya, penjualan Toyota Sienta di Indonesia memang sudah sangat kecil bahkan hampir tidak ada sepanjang 2023. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari 2023, penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) hanya 1 unit.
Sedangkan untuk produksi, Toyota Sienta terakhir kali dibuat PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada Januari dan Februari 2023, sebanyak 99 unit.
Sementara itu, jika mundur dua tahun ke belakang, penjualan Toyota Sienta pada 2022 juga tidak banyak, bahkan tidak lebih dari tiga digit, alias hanya 99 unit saja. Sedangkan pada 2021, hanya terjual sebnayk 393 unit.
Sebagai informasi, Toyota Sienta pertama kali meluncur di gelaran International Motor Show (IIMS) 2016. Dua tahun berselang, harga resmi untuk mobil keluarga pintu geser yang sudah diproduksi lokal ini, adalah Rp 230 juta hingga Rp 295 juta.
Sedangkan di Jepang sendiri, Toyota Sienta masih jadi pilihan, dan bahkan telah meluncur model barunya dengan pilihan mesin bensin dan hybrid. Untuk tipe hybrid, Sienta dibekali mesin 1.5L M15A-FXE serta sistem hybrid yang lebih efisien dengan konsumsi BBM 28,8 km/liter.






