SPKLU PLN Terus Bertambah, Kini Diklaim Sudah 129 Unit

Pemerintah Tambah 10 SPKLU di Indonesia Timur (Dok PLN)

JAKARTA, AVOLTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkomitmen akan terus menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia. Berdasarkan data terakhir, yaitu sampai Mei 2022 jumlahnya sudah mencapai 129 unit.

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PT PLN Haryanto WS menjelaskan, bahwa langkah tersebut sesuai Perpres nomor 55 tahun 2019, PT PLN mendapatkan amanah untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kemudian PLN mengembangkan dua skema pembangunan SPKLU, yakni secara mandiri oleh PLN dan bekerja sama dengan badan usaha,” ungkap Haryanto di Jakarta.

Haryanto melanjutkan, SPKLU yang yang dibangun mandiri oleh PLN secara bertahap saat ini sudah terpasang 129 unit hingga Mei 2022, dan sampai akhir tahun mendatang ditargetkan bertambah lagi 40 SPKLU secara nasional.

“Jumlah SPKLU itu di luar program G20. Di program G20 kami akan memasang 70 khusus SPKLU yang ultra fast charging untuk digunakan acara G20,” tutur Haryanto.

Bahkan target lain, menurut dia PLN bercita-cita nanti dari Aceh sampai Papua tersebar SPKLU secara merata sehingga jika populasi kendaraan listrik di Indonesia sudah semakin banyak, secara infrastruktur dan faktor pendukung lainnya sudah memadai.

Harytanto menjelaskan, sekarang dari Jakarta ke Bali sudah tersedia SPKLU. Bagi masyarakat yang melakukan dari Jakarta ke Bali naik kendaraan listrik tidak perlu khawatir lagi, karena sudah tersedia SPKLU di sepanjang jalan.

Selain itu, PLN juga akan mendirikan stasiun penukaran baterai khususnya untuk sepeda motor yang rencananya ada 291 lokasi yang dikelola mandiri oleh PLN.

“Tentunya hal ini untuk lebih mendorong ekosistem sepeda motor listrik karena praktis sekali,” ungkap Haryanto.

CATEGORIES
TAGS