Home Cerita Toyota Siapkan Mesin Hybrid Baru: Diklaim 15% Lebih Irit

Toyota Siapkan Mesin Hybrid Baru: Diklaim 15% Lebih Irit

TOKYO, AVOLTA – Toyota menyiapkan mesin generasi baru untuk mobil hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 15%.

Mesin tersebut dirancang untuk mendukung elektrifikasi sekaligus mempertahankan penggunaan mesin pembakaran internal pada kendaraan masa depan. Demikian dikutip Carscoops, Sabtu (31/10/2026).

Salah satu mesin yang disiapkan, yakni mesin bensin 1.500 cc empat silinder tanpa turbo. Jantung pacu ini dirancang untuk menggantikan peran mesin tiga silinder 1.500 cc dan empat silinder 1.800 cc yang digunakan pada sejumlah model Toyota saat ini.

Toyota juga menyiapkan mesin 2.000 cc empat silinder yang sebelumnya telah diperkenalkan pada 2024. Kedua mesin itu diperkirakan mulai digunakan pada kendaraan produksi pada 2027.

Peningkatan efisiensi tidak hanya mengandalkan mesin pembakaran internal. Pabrikan asal Jepang ini juga mengembangkan motor listrik yang lebih ringan dan ringkas untuk mengurangi bobot sistem penggerak.

Selain itu, perusahaan mengoptimalkan gesekan mekanis, pengelolaan suhu, serta mengurangi kehilangan energi listrik.

Efisiensi juga didukung oleh desain kendaraan yang memiliki hambatan udara lebih rendah. Dengan pendekatan tersebut, Toyota menargetkan konsumsi bahan bakar lebih hemat dibandingkan kendaraan hybrid generasi sebelumnya.

Meski demikian, angka peningkatan hingga 15% merupakan klaim yang disampaikan untuk model generasi baru dan hasil aktual dapat berbeda bergantung pada kendaraan serta kondisi penggunaan.

Selain mengembangkan mesin, Toyota menyiapkan strategi platform bersama untuk kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dan kendaraan hybrid. Strategi ini memungkinkan beberapa jenis sistem penggerak dikembangkan menggunakan arsitektur kendaraan yang sama.

Toyota menyebut pendekatan tersebut dapat meningkatkan efisiensi pengembangan dan produksi, sekaligus memberi fleksibilitas kepada pabrik untuk menyesuaikan jumlah kendaraan berdasarkan jenis sistem penggeraknya. Perusahaan juga menargetkan agar mobil hybrid dan mobil listrik yang menggunakan platform tersebut tetap memiliki ruang kabin dan proporsi desain yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.