Home Cerita Ekspor Mobil Listrik Suzuki Tembus 50.000 Unit dari India

Ekspor Mobil Listrik Suzuki Tembus 50.000 Unit dari India

The watermark is made by "Batch Image Watermark". Official website homepage: http://www.arwer.com (Upgrading to professional features will no longer display this information)

NEW DELHI, AVOLTA – Ekspor mobil listrik Maruti Suzuki dari India diklaim tembus 50.000 unit sejak pengiriman ke pasar internasional dimulai pada Agustus 2025. Pencapaian ini memperlihatkan perkembangan bisnis kendaraan listrik dari India ke pasar global.

Melansir dari MotorBeam, Sabtu (31/10/2026) Maruti Suzuki mengirimkan mobil listrik buatannya ke sekitar 50 negara. Eropa menjadi pasar ekspor terbesar bagi kendaraan listrik yang diproduksi di India tersebut.

Perusahaan juga mengklaim telah menyumbang sekitar 93% dari total ekspor mobil penumpang listrik India selama periode April hingga September 2026. Angka tersebut mengacu pada data Society of Indian Automobile Manufacturers (SIAM).

Model yang menjadi andalan ekspor, yaitu Suzuki e Vitara, SUV listrik berukuran menengah yang diproduksi di fasilitas manufaktur Hansalpur, Gujarat. Pabrik ini menjadi basis produksi kendaraan listrik Suzuki untuk pasar domestik maupun internasional.

Selain menggunakan merek Maruti Suzuki, fasilitas tersebut juga memproduksi Toyota Urban Cruiser Ebella. Model ini berbagi platform dasar dengan e Vitara, tetapi dipasarkan menggunakan merek Toyota.

Suzuki e Vitara tersedia dengan pilihan baterai berkapasitas 49 kWh dan 61 kWh di India. Sementara itu, Toyota Urban Cruiser Ebella ditawarkan dengan baterai 61 kWh. Kedua model tersebut dikirim ke sejumlah negara, termasuk Inggris, Norwegia, Jerman, Jepang, dan Swiss. Fasilitas Hansalpur baru-baru ini meningkatkan kapasitas produksi tahunannya menjadi satu juta unit kendaraan. Peningkatan tersebut menjadikan pabrik itu sebagai fasilitas manufaktur Suzuki pertama di dunia yang mencapai kapasitas tersebut dalam satu lokasi.