TOKYO, AVOLTA – Suzuki menyiapkan strategi untuk memperluas penggunaan teknologi keselamatan aktif atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) ke lebih banyak model, termasuk mobil dengan harga terjangkau.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi teknologi Suzuki untuk beberapa tahun ke depan. Perusahaan asal Jepang itu ingin teknologi keselamatan tidak hanya tersedia pada mobil kelas atas, tetapi juga bisa diterapkan pada kendaraan yang lebih terjangkau.
Suzuki menilai, teknologi keselamatan yang hanya tersedia pada mobil mahal akan memiliki dampak terbatas karena jumlah kendaraan yang menggunakannya relatif sedikit. Karena itu, perusahaan ingin mengembangkan sistem ADAS dengan biaya yang lebih rendah sehingga dapat diterapkan pada lebih banyak model.
India menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian khusus. Suzuki menyebut kondisi lalu lintas dan tingkat kecelakaan di India menjadi alasan penting untuk mengembangkan sistem keselamatan yang sesuai dengan karakteristik pasar tersebut.
Melansir RushLane, Kamis (1/10/2026) mengutip data Suzuki yang mencatat sekitar 177.000 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di India pada 2024.
Dalam pengembangannya, Suzuki akan memprioritaskan sejumlah fungsi keselamatan yang dianggap penting. Dua di antaranya, pengereman darurat otomatis atau Autonomous Emergency Braking (AEB) serta pencegah kendaraan keluar jalur atau Lane Departure Prevention.
Kedua fungsi tersebut ditargetkan menjadi fitur standar, sementara sejumlah fungsi bantuan mengemudi yang lebih berorientasi pada kenyamanan akan ditawarkan sesuai kebutuhan konsumen.
Untuk menekan biaya, Suzuki juga tengah mengembangkan arsitektur ADAS yang lebih sederhana. Sistem tersebut mengandalkan kamera beresolusi tinggi dan cip berbasis kecerdasan buatan (AI), tanpa menggunakan radar depan. Suzuki juga berencana menggabungkan fungsi kamera untuk memantau pengemudi dan penumpang dengan sistem ADAS. Integrasi tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah perangkat keras yang dibutuhkan sehingga biaya dan kompleksitas sistem bisa ditekan.





