Home Cerita Xiaomi Ungkap Alasan Skynomad Menolak Tren “Robot Face”

Xiaomi Ungkap Alasan Skynomad Menolak Tren “Robot Face”

SHANGHAI, AVOLTA – Xiaomi mengungkap filosofi di balik desain lini Skynomad yang terdiri dari SUV N70 dan N90. Menurut Tianyuan Li, Head of Design Xiaomi Auto, teknologi pada mobil tidak selalu harus ditampilkan secara berlebihan melalui tampilan futuristis.

Dalam wawancara dengan CarNewsChina, Senin (28/9/2026) Tianyuan menjelaskan bahwa keputusan Xiaomi menggunakan desain lampu depan konvensional dengan dua unit terpisah pada Skynomad bukan berarti perusahaan sengaja menghindari kesan modern.

Menurut dia, desain wajah mobil dengan satu bilah lampu LED atau yang kerap disebut “robot face” hanyalah salah satu tren dalam industri otomotif.

Tianyuan mengatakan, Xiaomi justru ingin mencari cara berbeda dalam menerjemahkan teknologi ke dalam sebuah kendaraan. Pemikiran tersebut muncul dari pengalaman Xiaomi ketika mulai mengembangkan SU7.

Saat itu, tim desain otomotif Xiaomi berdiskusi dengan anggota tim desain smartphone dan produk ekosistem Xiaomi mengenai arti teknologi. Jawaban yang muncul ternyata cukup berbeda.

Tim dari industri elektronik konsumen tidak selalu menganggap layar, lampu digital, proyeksi atau tampilan digital sebagai sesuatu yang paling mencerminkan teknologi. Mereka justru melihat struktur mekanis yang rumit, solusi rekayasa dan mekanisme yang dirancang dengan baik sebagai bentuk teknologi tinggi.

Sebaliknya, tim otomotif Xiaomi lebih dulu mengaitkan teknologi dengan layar, head-up display, proyeksi 3D, pencahayaan ambient, antarmuka digital dan berbagai tampilan visual.

Dari perbedaan perspektif tersebut, Xiaomi kemudian menyimpulkan bahwa tidak ada satu cara yang benar untuk menampilkan teknologi pada kendaraan. Perusahaan pun memilih pendekatan lebih sederhana pada Skynomad.

Tianyuan menjelaskan, teknologi seharusnya tidak selalu berada di depan pengguna dan meminta perhatian. Sebaliknya, teknologi dapat bekerja di balik layar dan muncul ketika memang dibutuhkan.

Pendekatan itu diterapkan pada Skynomad. Xiaomi sudah memiliki teknologi seperti kecerdasan buatan dan sistem XiaoAi yang terintegrasi dengan model bahasa besar. Sistem tersebut dapat memahami pengguna, mengoperasikan sejumlah fungsi kendaraan dan memberikan bantuan ketika diperlukan. Karena itu, Xiaomi tidak merasa harus menunjukkan kecanggihan tersebut melalui desain eksterior yang terlalu futuristis. Skynomad justru dirancang agar terlihat tenang, mudah didekati dan tetap relevan dalam jangka panjang.