Home Cerita Mesin Baru Suzuki 1.2 Liter Turbo: Bisa Tenggak E100, CNG, hingga CBG

Mesin Baru Suzuki 1.2 Liter Turbo: Bisa Tenggak E100, CNG, hingga CBG

NEW DELHI, AVOLTA – Suzuki tengah menyiapkan mesin bensin turbo baru berkapasitas 1,2 liter yang menawarkan tenaga hingga 125 HP dan torsi 230 Nm. Menariknya, mesin ini dirancang tidak hanya untuk bensin, tetapi juga dapat menggunakan bahan bakar alternatif seperti E100, CNG, dan CBG.

Mesin baru tersebut merupakan bagian dari program Direct Injection Turbocharged (DITC) Suzuki. Berdasarkan informasi terbaru yang muncul dari Jepang, mesin tiga silinder ini menggunakan basis arsitektur Z12E dan dikembangkan untuk memberikan performa lebih kuat sekaligus mempertahankan efisiensi bahan bakar.

Suzuki membekali mesin tersebut dengan turbocharger variable geometry serta intercooler berpendingin cairn. Sistem pendingin ini dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi operasi di negara dengan suhu tinggi, termasuk India. Demikian melansir Rushlane, Selasa (29/9/2026).

Data di atas kertas, mesin 1,2 liter turbo tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 93 kW atau sekitar 125 HP dengan torsi puncak 230 Nm. Suzuki juga menargetkan efisiensi termal lebih dari 40%, sekaligus memiliki ambisi meningkatkannya hingga 50% melalui pengurangan berbagai sumber kehilangan energi pada mesin.

Teknologi yang dikembangkan mencakup pengurangan kehilangan energi akibat pendinginan, sistem pembuangan, gesekan mekanis, hingga pumping loss. Dengan pendekatan tersebut, Suzuki berusaha mendapatkan keseimbangan antara performa dan efisiensi.

Kehadiran mesin baru ini juga berpotensi menjawab kebutuhan mesin bensin yang lebih bertenaga pada jajaran produk Suzuki. Salah satu model yang disebut berpotensi menggunakannya adalah Maruti Suzuki Brezza di India.

Sebagai perbandingan, mesin 1,0 liter Boosterjet turbo yang saat ini digunakan Brezza menghasilkan sekitar 109 HP dan torsi 170 Nm. Jika mesin 1,2 liter DITC diterapkan dengan spesifikasi yang ditampilkan, terdapat peningkatan sekitar 16 HP dan 60 Nm.

Mesin tersebut juga menarik karena memiliki fleksibilitas bahan bakar yang cukup luas. Suzuki menyebut DITC kompatibel dengan bensin fleksibel hingga E100, serta CNG dan compressed biogas atau CBG.

Kemampuan menggunakan E100 membuat mesin ini tidak hanya terbatas pada bensin dengan campuran etanol rendah. Sementara dukungan CNG dan CBG membuka peluang penggunaannya pada kendaraan yang memanfaatkan bahan bakar gas, termasuk untuk pasar yang tengah mengembangkan bahan bakar berbasis energi terbarukan.

Suzuki sendiri secara eksplisit memasukkan India sebagai salah satu pasar yang dituju dalam pengembangan mesin baru tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman mengenai model produksi tertentu yang akan menjadi pengguna pertama mesin 1,2 liter turbo tersebut.