Home Cerita Honda Pakai Jurus Pamungkas Lawan BYD Senilai Rp 169 Triliun

Honda Pakai Jurus Pamungkas Lawan BYD Senilai Rp 169 Triliun

JAKARTA, AVOLTA – Honda tengah menyiapkan langkah besar untuk memangkas biaya operasional hingga lebih dari US$9,4 miliar atau  Rp 169,2 triliun. Strategi ini dilakukan untuk bisa melawan persaingan dari pabrikan Cina, terutama BYD yang terus menawarkan teknologi canggih dengan harga lebih kompetitif.

Disitat dari Autoblog, selama bertahun-tahun, nama Honda identik dengan mobil yang dikenal tangguh dan minim masalah, sebuah reputasi yang juga menjadi kekuatan Toyota. Namun, ketika rival dari Tiongkok mempercepat inovasi sekaligus menekan harga jual, Honda memilih jalur efisiensi biaya sebagai senjata baru.

Rencana tersebut tidak hanya berfokus pada penghematan di internal perusahaan. Berdasarkan dokumen yang ditinjau Reuters, Honda juga meminta para pemasok memangkas harga komponen secara signifikan, bahkan hingga 30 % untuk beberapa kategori suku cadang utama.

Selain itu, perusahaan akan memperluas penggunaan komponen standar, meningkatkan pemanfaatan pemasok tingkat kedua dan ketiga, serta mempertimbangkan lebih banyak komponen buatan Cina.

Jika target itu tercapai, Honda diperkirakan dapat menghemat sekitar US$2,4 miliar atau sekitar Rp 43,2 triliun setiap tahun dalam empat tahun ke depan.

Meski begitu, sejumlah pemasok menilai sasaran tersebut sangat agresif sehingga memunculkan kekhawatiran apakah penghematan sebesar itu dapat diwujudkan tanpa mengorbankan kualitas produk maupun margin keuntungan mitra pemasok.