JAKARTA, AVOLTA – Suzuki siap menghadirkan mobil listrik murah di Eropa, dengan membawa versi produksi dari konsep Vision e-Sky. Model bertenaga baterai dari jenama berlambang S ini, dilaporkan akan dijual di luar Jepang, dan mencapai Benua Biru, khususnya di Inggris pada musim semi 2027.
Disitat dari Carscoops, Mobil listrik yang belum diberikan nama ini, akan memiliki dimensi yang lebih kecil dari Swift, dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm.
Tampilan eksteriornya mengusung desain modern dengan garis bodi sederhana, lampu depan LED berbentuk huruf C, grille tertutup khas mobil listrik, serta pelek bergaya aerodinamis. Suzuki juga membekali mobil ini dengan gagang pintu model rata bodi (flush door handle) untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika sekaligus memberikan kesan futuristis.
Masuk ke dalam kabin, Vision e-Sky sudah membawa nuansa yang nyaris siap produksi massal. Dashboard mengusung panel instrumen digital dan layar sentuh infotainment berukuran besar, dipadukan dengan konsol tengah model melayang (floating center console), kontrol AC sentuh, serta setir multifungsi berdesain modern.
Suzuki juga menyematkan pencahayaan ambient dan jok dengan sentuhan warna ungu, untuk memperkuat kesan futuristis.
Meski belum mengungkap spesifikasi motor listrik maupun kapasitas baterainya, Suzuki memastikan Vision e-Sky mampu menempuh jarak lebih dari 270 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di dalam kota tanpa harus sering mengisi ulang baterai.






