Meskipun Canggih, Mobil Listrik Tesla Gampang Dijebol Maling

Tesla Model Y – dok.Istimewa

NEW YORK, AVOLTA – Penggunaan kunci dengan teknologi canggih, berbasis Bluetooth Low Energy (BLE) seperti yang tersemat berbagai model Tesla ternyata mudah untuk dibajak alias diretas.

Kesimpulan itu ditegaskan oleh sebuah perusahaan keamanan siber NCC Group, disitat Reuters, ditulis Rabu (18/5/2022).

Dalam sebuah video yang dibagikan, peneliti NCC Group, Sultan Qasim Khan dapat membuka dan kemudian mengendarai mobil listrik Tesla hanya dengan menggunakan relai kecil yang terpasang di laptop. Cara ini, kemudian menunjukan adanya kelemahan yang besar, antara kendaraan dan telepon pemilik.

“Ini membuktikan bahwa setiap produk yang mengandalkan koneksi BLE, rentan terhadap serangan, bahkan dari belahan dunia lain,” tulis perusahaan dalam sebuah pernyataan yang mengacu kepada sistem BLE dan teknologi yang digunakan untuk jutaan mobil dengan smart key.

Meskipun menggunakan Tesla Model Y 2021, sebagai alat demonstrasi, tapi NCC Group mengatakan, apapun perangkat yang menggunakan teknologi ini, termasuk di perumahaan bisa dibuka atau dibobol dengan cara yang sama.

Sementara itu, Tesla sendiri belum bersedia berkomentar terkait penemuan tersebut.

NCC Group mengatakan, kerentanan kunci pintar ini, tidak seperti bug tradisional, yang dpat diperbaiki dengan tambahan perangkat lunak lain. Otentikasi berbasis BLE ini, memang awalnya tidak dirancang untuk digunakan dalam mekanisme penguncian.

“Akibatnya, sistem yang diandalkan orang untuk menjaga mobil, rumah, dan data pribadi mereka menggunakan mekanisme otentikasi kedekatan Bluetooth yang dapat dengan mudah dipatahkan dengan perangkat keras murah,” tukas perusahaan tersebut.

CATEGORIES
TAGS