BANGKOK, AVOLTA – Hyundai resmi memulai produksi lokal Ioniq 5 N Line di Thailand melalui fasilitas Hyundai Mobility Manufacturing Thailand (HMMT) di Samut Prakan.
Langkah ini seperti dikutip thaiautonews, Rabu (8/7/2026) menjadikan Thailand sebagai negara kedua setelah Korea Selatan yang merakit varian N Line, sekaligus memperkuat peran negeri sebagai basis produksi kendaraan listrik Hyundai di kawasan Asia Tenggara.
Model rakitan lokal ini dibanderol 1,699 juta baht atau sekitar Rp850 juta. Hyundai juga menawarkan harga perkenalan 1,399 juta baht atau sekitar Rp700 juta untuk 400 unit pertama.
Artinya, harga mobil listrik ini hampir 30% lebih murah dibanding versi impor (CBU) yang sebelumnya dipasarkan di Thailand.
Secara spesifikasi, Ioniq 5 N Line rakitan Thailand menggunakan platform E-GMP dengan arsitektur kelistrikan 800 volt. Mobil ini dibekali baterai 84 kWh berpendingin cairan yang mampu menempuh jarak hingga 530 km (WLTP) atau sekitar 591 km (NEDC) dalam sekali pengisian daya.
Motor listrik penggerak roda belakang ini menghasilkan tenaga 225 hp dan torsi 350 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam sekitar 7,5 detik. Untuk pengisian daya, diklaim baterai dapat diisi dari 10% hingga 80% dalam sekitar 18 menit menggunakan pengisi daya DC berdaya hingga 350 kW.
Dari sisi desain, varian N Line tampil lebih sporty dibanding Ioniq 5 standar. Pembaruan meliputi bumper depan dan belakang bergaya agresif, side skirt, diffuser belakang, velg 20 inci, serta interior bernuansa sporty dengan jok kombinasi kulit dan Alcantara, jahitan merah, serta logo N Line di beberapa bagian kabin.
Hyundai menyebut perakitan lokal ini menjadi bukti kepercayaan perusahaan terhadap kemampuan industri otomotif Thailand, termasuk kualitas tenaga kerja, rantai pasok, hingga fasilitas produksi baterai tegangan tinggi yang juga telah beroperasi di HMMT.






