
DETROIT, AVOLTA – Ford Motor Co mengatakan, pada Selasa (27/6/2023) akan memulai pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pekan ini. Keputusan tersebut, akan berdampak di sebagian besar pekerjaan teknik di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.
Disitat dari Reuters, Ford menyebut PHK ini sebagai bagian dari langkah untuk keluar dari lokasi yang tidak menguntungkan dan memangkas jumlah karyawan.
Perkembangan tersebut, terjadi setelah perusahaan mengatakan pada Mei lalu, bahwa merek asal Amerika Serikat ini mengharapkan untuk mengambil biaya restrukturisasi antara US$ 1,5 miliar dan US$ 2 miliar pada 2023.
Ford sendiri tidak menentukan jumlah peran yang akan terpengaruh oleh perpindahan tersebut. Tapi, karyawan yang terkena dampak perubahan tersebut akan ditawarkan sejumlah uang pesangon dan tunjangan.
CNBC juga melaporkan, pada Senin (26/6/2023), jika PHK yang dilakukan Ford ini akan mempengaruhi tiga unit bisnis Ford, yaitu Ford Blue, Model E dan Ford Pro.
Sebelumnya, pada Agustus 2022, Ford telah mengatakan akan melakukan pemangkasan karyawan dengan total sebanyak 3.000 pekerja bergaji dan kontrak, yang sebagian besar berada di kawasan Amerika Utara dan India.







