Home Cerita Interior Honda 0 Alpha Terungkap: Futuristis, Layar Jumbo

Interior Honda 0 Alpha Terungkap: Futuristis, Layar Jumbo

MANALI, AVOLTA – Honda kembali melanjutkan pengujian jalan Honda 0 Alpha, di kawasan Manali, India. Meski seluruh bodi kendaraan masih dibalut kamuflase tebal, foto-foto terbaru berhasil memperlihatkan bagian interior.

Mengutip Rushlane, Senin (29/6/2026) sorotan utama tertuju pada layar infotainment berukuran besar yang mendominasi dasbor dan menjadi salah satu fitur paling mencolok dari SUV listrik tersebut.

Berdasarkan foto yang beredar, 0 Alpha mengusung tata letak kabin yang mengedepankan desain minimalis. Sebuah layar sentuh berorientasi horizontal berukuran besar ditempatkan di tengah dasbor, dipadukan dengan panel instrumen digital untuk pengemudi.

Jumlah tombol fisik terlihat sangat minim, mengindikasikan sebagian besar fungsi kendaraan akan dioperasikan melalui sistem infotainment.

Meski sebagian interior masih ditutupi pelindung, beberapa detail lain mulai terlihat. SUV listrik ini menggunakan setir multifungsi dengan desain modern, sementara paddle shifter di balik kemudi diperkirakan berfungsi untuk mengatur tingkat regenerative braking.

Selain itu, model uji juga tampak telah dibekali sistem kamera ADAS yang terpasang di balik kaca depan, menandakan fitur keselamatan aktif akan menjadi salah satu andalannya.

Pengujian di wilayah pegunungan Manali dipilih bukan tanpa alasan. Medan dengan tanjakan curam, suhu rendah, dan kondisi jalan yang beragam memungkinkan Honda menguji performa motor listrik, sistem pendingin baterai, hingga efektivitas regenerative braking dalam kondisi ekstrem sebelum kendaraan memasuki tahap produksi massal.

Perlu diketahui, Honda sebelumnya telah memastikan bahwa 0 Alpha akan menjadi SUV listrik global yang diproduksi di India dan dipasarkan ke berbagai negara. Model ini merupakan bagian dari keluarga Honda 0 Series yang dikembangkan dengan filosofi “Thin, Light, and Wise”.

Mobil tersebut diperkirakan meluncur pada 2027 dengan jarak tempuh lebih dari 500 km dalam sekali pengisian daya.