
JAKARTA, AVOLTA – Pasar otomotif Cina pada Januari 2026, menunjukan dinamika yang cukup mengejutkan. Pada Januari 2026, Geely berhasil mengungguli rival kuatnya, BYD dalam penjualan mobil penumpang baik secara retail maupun wholesale.
Dalam periode tersebut, Geely berhasil menjual sekitar 210.000 unit secara ritel dan 270.000 unit secara wholesale, unggul signifikan dari pesaing lainnya yang berada di posisi kedua.
Angka penjualan ini diraih di tengah tren penurunan permintaan mobil penumpang di Tiongkok, dengan total penjualan ritel Januari mencapai 1,544 juta unit, turun hampir 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, capaian Geely mencerminkan posisi strategi yang kuat di pasar domestik.
Perusahaan bahkan menargetkan untuk meluncurkan 1 atau 2 model baru tiap kuartal sepanjang 2026, dengan ambisi mencapai 3,45 juta unit dalam penjualan tahunan.
Sementara itu, BYD mencatat penurunan penjualan yang cukup tajam. Penjualan retail anjlok lebih dari 50% secara tahunan, dari sekitar 200.000 unit pada Januari tahun lalu menjadi 94.000 unit pada tahun ini.
Satu merek yang patut diperhitungkan di pasar otomotif Cina adalah HIMA, startup kendaraan energi baru dari Huawei. Perusahaan ini berhasil menembus peringkat 10 besar penjualan ritel kendaraan penumpang pada Januari 2026, dengan pertumbuhan mencapai lebih dari 65% dibanding tahun lalu.






