
JAKARTA, AVOLTA – MPV listrik menjadi trending di Indonesia setelah BYD meluncurkan M6 di pameran otomotif GIIAS pada Juli 2024. Penerimaan masyarakat terhadap M6 memang begitu positif, terbukti dari SPK BYD yang mencapai 2.920, 50 persennya diklaim disumbangkan oleh M6.
Meski kondisinya seperti itu, rupanya Wuling Motors tidak mau latah. Sejauh ini merek Cina ini masih belum melihat segmen mana yang potensial di mobil listrik.
“Kalau kami sih sebenarnya sekarang kami lihat untuk tren mobil listrik memang belum terbentuk segmen mana yang akan terisi penuh, mana yang niche itu belum terbentuk,” kata Public Relations Manager Wuling Motors Indonesia Brian Gomgom belum lama ini di Jakarta.
Gomgom melanjutkan, tentunya strategi masing-masing pabrikan berbeda-beda. Tidak melulu merek lain meluncurkan MPV listrik, Wuling juga langsung ikutan bermain di segmen yang sama, meski penerimaan awalnya cukup bagus.
“Jadi artinya memang setiap brand yang main di EV itu memang lagi mencari segmen mana yang menjadi volume maker. Tapi, kita belum bisa melihat bentuk ini apakah akan dicari, itu belum terbentuk sampai sekarang,” ujar Gomgom.
Sekadar informasi, sejauh ini Wuling sudah punya tiga model EV yang dikonsepkan dalam format ABC Stories, yaitu terdiri dari Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV.





