
JAKARTA, AVOLTA – Samsung merupakan perusahaan elektronik multinasional yang akan mengembangkan bisnisnya ke industri otomotif. Mulai tahun 2027 akan memproduksi baterai khusus untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Berdasarkan keterangan resmi, Selasa (19/3/2024), Samsung akan memulai produksi massal baterai solid state dan bagian-bagian yang dikembangkannya dengan kepadatan energi sebesar 900 watt-jam per liter (Wh/L), setara baterai lithium-ion.
Bukan hanya itu, Samsung juga mengatakan kalau baterai yang diproduksinya itu akan memiliki masa pakai 20 tahun dan kemampuan mengisi daya hingga kapasitas 80 persen dalam sembilan menit saja.
Selain itu, Samsung juga akan memasok baterai kendaraan listrik (EV) ke Hyundai Motor selama tujuh tahun mulai 2026.
Baterai yang akan dipasok untuk Hyundai Motor akan menjadi baterai prismatik Samsung SDI edisi keenam, yang diberi nama P6.
P6 dilengkapi katoda NCA setinggi 91 persen nikel dan anoda berbasis silikon milik Samsung SDI, memaksimalkan kepadatan energi ke tingkat tertinggi.
Baterai P6 akan diproduksi di pabrik Samsung SDI di Hongaria dan dipasok ke fasilitas produksi Hyundai Motor di Eropa.






