
JAKARTA, AVOLTA – Pembayaran tol nirsentuh dengan menggunakan sistem multi lane free flow (MLFF) berlaku mulai Desember 2022. Sistem akan terintegrasi dengan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Emil Iskandar, Project Manager PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) Supply Chain & Business Relation menjelaskan, untuk mengintegrasikan MLFF dengan ETLE, pihaknya akan bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Selain itu, untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, pihak kepolisian akan melakukan identifikasi kendaraan melalui tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor.
“”Nanti yang ngirim notifikasi dari Korlantas melalui surat ETLE, nanti dikirim notifikasinya. Kalau tidak bayar, nanti STNK bisa terblokir juga,” kata Emil disitat dari laman Bisnis.com, Selasa (11/10/2022).
Lanjut Emil, dalam penerapan MLFF nanti, menggunakan aplikasi Electronic on board unit atau E-OBU di telepon seluler. Sistem ini, akan bekerja melalui integrasi dengan sistem pembayaran berbasis GPS.

Sementara itu, untuk kendaraan logistik, akan menggunakan n-board unit yang dipasangkan di kendaraan untuk mendeteksi global navigation satelite system (GNSS). Sistem navigasi tersebut akan mengkalkulasi jumlah pembayaran tol sesuai dengan rute perjalanan yang ditempuh.
Sedangkan untuk yang tidak memiliki handphone, bisa menggunakan Electronic Route Ticket, yaitu metode yang juga direkomendasikan bagi yang jarang bepergian menggunakan tol.
Tiket elektronik ini dapat dibeli pengguna di situs resmi atau aplikasi MLFF sebelum bepergian dengan memilih titik masuk dan titik keluar tol.
“Orang yang tidak memiliki smartphone dapat dimitigasi dengan membeli electronic route ricket,” kata Emil.
