SHENZHEN, AVOLTA – BYD resmi menjual Denza Z, supercar listrik pertama dari merek premium Denza di pasar Cina. Langkah ini dilakukan hanya beberapa hari setelah model tersebut menjalani debut global di ajang Goodwood Festival of Speed 2026 di Inggris, sekaligus menandai keseriusan BYD memasuki segmen mobil sport listrik berperforma tinggi.
Melansir CnEVPost, Rabu (15/7/2026) Denza Z ditawarkan mulai 680.000 yuan atau sekitar Rp1,53 miliar. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding harga pre-sale di Inggris yang dibanderol mulai 142.900 poundsterling atau sekitar Rp3,1 miliar.
Denza Z dibangun di atas e³ Platform milik BYD dan dibekali konfigurasi tiga motor listrik dengan sistem penggerak semua roda (AWD).
Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1.180 kW atau sekitar 1.582 dk, menjadikannya salah satu mobil listrik produksi massal paling bertenaga yang pernah dibuat BYD. Akselerasi dari 0-100 km/jam diklaim dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 2 detik.
Selain mengandalkan performa tinggi, Denza Z juga dibekali berbagai teknologi canggih. Mobil ini menggunakan sistem steer-by-wire, suspensi pintar DiSus-M, serta kemampuan manuver yang dikembangkan dari teknologi e³ Platform.
Kombinasi tersebut diklaim mampu meningkatkan stabilitas, kelincahan, dan kenyamanan berkendara, baik di jalan raya maupun di lintasan balap.
Secara desain mengusung bodi coupe dua pintu dengan siluet rendah dan aerodinamis. Mobil ini merupakan hasil rancangan tim desain yang dipimpin Wolfgang Egger, desainer yang sebelumnya berkarier di Audi dan Lamborghini. Tampilan agresif dipadukan dengan diffuser belakang berukuran besar, spoiler aktif, serta proporsi khas mobil sport modern.
Meski pre-sale baru dibuka di Tiongkok, Denza Z dipastikan akan dipasarkan secara global. Eropa menjadi salah satu target utama ekspansi merek Denza, seiring ambisi BYD untuk memperluas portofolio kendaraan premium dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.






