WASHINTON, DC, AVOLTA – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mendorong perubahan besar dalam aturan industri otomotif Amerika Utara.
Dalam pembahasan terbaru terkait revisi perjanjian dagang United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA), pemerintah AS mengusulkan peningkatan kandungan komponen regional pada kendaraan yang diproduksi di kawasan tersebut. Demikian melansir Carscoops, Selasa (2/6/2026).
Saat ini, kendaraan yang ingin mendapatkan fasilitas bebas tarif dalam skema USMCA wajib memiliki kandungan komponen lokal alias TKDN Amerika Utara minimal 75%. Namun, proposal terbaru dari pemerintahan Trump menginginkan angka tersebut naik menjadi 82%.
Tidak hanya itu, setidaknya 50% dari total nilai komponen kendaraan juga harus berasal langsung dari Amerika Serikat.
Jika aturan baru tersebut disetujui, maka akan menjadi perubahan signifikan dibanding regulasi saat ini yang hanya mengatur asal komponen dari kawasan Amerika Utara tanpa mewajibkan porsi khusus dari satu negara tertentu.
Pemerintah AS menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat industri manufaktur domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rantai pasok luar negeri.
Negosiasi terbaru berlangsung antara Amerika Serikat dan Meksiko, sementara Kanada disebut belum dilibatkan dalam pembahasan tahap awal tersebut. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Washington ingin mendorong model kerjasama yang lebih berfokus pada kepentingan industri AS dibanding pendekatan trilateral yang selama ini menjadi dasar USMCA.
Selain meningkatkan persyaratan kandungan komponen kendaraan, pemerintah Trump juga dikabarkan ingin memperketat aturan terkait komponen inti otomotif. Sejumlah perangkat elektronik penting yang selama ini banyak dipasok dari Asia berpotensi dimasukkan ke dalam kategori komponen utama sehingga produsen kendaraan harus meningkatkan produksi lokal di kawasan Amerika Utara.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk menarik kembali investasi manufaktur ke AS. Pemerintahan Trump sebelumnya juga telah menerapkan berbagai tarif impor terhadap kendaraan dan komponen otomotif sebagai upaya melindungi industri dalam negeri.
Langkah tersebut sempat memicu kekhawatiran dari sejumlah produsen mobil karena rantai pasok otomotif di Amerika Utara selama puluhan tahun telah terintegrasi erat antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bagi produsen otomotif global, perubahan aturan kandungan lokal berpotensi memaksa mereka menyesuaikan strategi produksi serta sumber pasokan komponen. Pabrikan yang selama ini mengandalkan produksi di Meksiko atau komponen impor dari luar kawasan kemungkinan harus melakukan investasi tambahan agar tetap memenuhi syarat bebas tarif dalam kerangka USMCA yang baru.



