OJK Siapkan Stimulus Pembiayaan Mobil Listrik

Hyundai Ioniq 5 mau dirakit lokal di Indonesia, paling mungkin berstatus IKD. (insideEV)

JAKARTA, AVOLTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi mendorong rencana  Presiden Joko Widodo, yaitu percepatan program elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia.

Lembaga pengatur keuangan negara itu, lagi menyiapkan skema pembiayaan khusus untuk mobil listrik alias Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Tentu saja, motor listrik termasuk di dalamnya.

Tapi, apakah mobil berteknologi elektrifikasi, seperti hybrid, PHEV, flexy engine, atau Fuel Cell termasuk di dalam skema ini?

Belum ada kejelasan, apalagi rincian seperti apa skema pembiayaan yang dimaksud. Namun, kabarnnya di dalam skema pembiayaan ini juga terkandung stimulus khusus untuk bisa mendorong konsumen untuk lebih berminat beli kendaraan yang ramah lingkungan ini.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (dok.ANTARA)

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, stimulus tersebut bakal dimulai dengan menurunkan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) sehingga memperkecil risiko penempatan aset bank.

“Kami mendorong pembiayaan sektor komoditas sesuai dengan prioritas pemerintah. Kami sudah mulai dengan menurunkan ATMR 25% lebih rendah dari yang biasa,” kata dia, Kamis (20/1/2022).

ATMR, baik di bank konvensional maupun syariah, biasanya berada di level 35%. Apabila semakin tinggi ATMR, maka kian besar risiko penempatan aset bank.

Wimboh melanjutkan, pemberian stimulus ini bertujuan mendorong pembiayaan kepada sektor komoditas sesuai prioritas pemerintah, termasuk industri KBLBB dari hulu sampai hilir. Selain industri KBLBB.

OJK juga akan meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, salah satunya lewat sektor properti. Wimboh mengatakan stimulus untuk mendorong kredit kepada sektor properti akan dilanjutkan.

Sayang, belum dijelaskan lebih rinci seperti apa skema pembiayaan ini, apakah untuk beli cash, nyicil, atau terkait masa tenor cicilan waktu beli mobil listrik.

CATEGORIES
TAGS