JAKARTA, AVOLTA – Mitsubishi Motors memperkenalkan Outlander Diamond Trail Edition 2028, SUV edisi khusus yang dirancang untuk menghadirkan kemampuan lebih tangguh di medan off-road. Model ini disiapkan untuk tampil di ajang SEMA Show di Amerika Serikat, sekaligus menjadi bagian dari langkah jenama asal Jepang tersebut untuk memperkuat lini kendaraan berkarakter petualang.
Mitsubishi menyebut Diamond Trail Edition sebagai Outlander paling mumpuni, yang pernah dipasarkan di Amerika Utara. Ubahan terlihat dari penggunaan gril hitam matte, lampu depan beraksen gelap, pelek alloy hitam berukuran 18 inci, serta ban segala medan Nexen Roadian ATX.
Bumper depan dan belakang juga mendapat desain baru untuk mendukung aktivitas berkendara di jalur yang lebih menantang.
Ubahan tersebut turut meningkatkan kemampuan SUV ini saat melewati rintangan. Sudut approach depan meningkat dari 18,3 derajat menjadi 20,5 derajat, sedangkan sudut approach belakang naik dari 22,2 derajat menjadi 23,1 derajat. Mitsubishi juga menghadirkan pilihan warna baru Trail Green Metallic yang memperkuat kesan petualang pada Outlander Diamond Trail Edition.
Masuk ke kabin, Mitsubishi menggunakan pelapis jok abu-abu gelap dengan material antiair dan jahitan berwarna khaki. Material plastik piano black yang biasa ditemukan pada model standar diganti dengan aksen hitam matte, krom gelap, dan satin gelap, termasuk pada konsol tengah.
Identitas edisi khusus juga terlihat melalui logo Diamond Trail Edition pada bagian belakang jok, trim pintu, dan karpet lantai.
Di balik kap mesin, SUV ini tetap mengandalkan mesin bensin turbo 1,5 liter empat silinder segaris yang dipadukan sistem mild hybrid 48 volt. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi 206 lb-ft atau sekitar 279 Nm.
Pembaruan yang lebih penting terdapat pada sistem penggerak semua roda Super-All Wheel Control (S-AWC), yang kini dilengkapi mode Rock untuk meningkatkan traksi ketika melintasi permukaan berbatu. Fitur tersebut bekerja bersama Hill Descent Control guna membantu kendaraan melewati turunan curam dengan lebih terkendali.








