Home Cerita Geely Smart Charge 2.250 kW: Cas EV 8,40 Detik

Geely Smart Charge 2.250 kW: Cas EV 8,40 Detik

SHANGHAI, AVOLTA – Geely resmi memperkenalkan teknologi pengisian daya cepat terbaru bernama Geely Smart Charge. Teknologi ini menawarkan daya puncak hingga 2.250 kW atau 2,25 megawatt dalam satu konektor.

Teknologi tersebut dikembangkan dengan dukungan model energi berbasis kecerdasan buatan bernama Xingrui PowerMind. Perusahaan mengklaim sistem ini mampu memprediksi perubahan temperatur baterai hingga 30 detik ke depan selama proses pengisian.

Prediksi tersebut digunakan untuk menyesuaikan daya pengisian secara dinamis. Geely menargetkan temperatur rata-rata baterai tetap di bawah 55 derajat Celsius, sedangkan suhu puncaknya dijaga tidak melewati 65 derajat Celsius. Demikian dikutip CarnewsChina, Sabtu (26/9/2026).

Dalam pengujian yang dilakukan China Automotive Technology and Research Center (CATARC), Lynk & Co 10 yang menggunakan teknologi tersebut mampu mencatat daya pengisian puncak 1.093 kW.

Pada pengujian yang sama, baterai dapat terisi dari 10% menjadi 70% dalam 4 menit 30 detik. Sementara untuk mencapai 97% membutuhkan waktu 8 menit 40 detik.

Selama proses pengisian 10-97% tersebut, temperatur baterai tercatat berada di bawah 55 derajat Celsius selama 57% dari total waktu pengisian. Suhu maksimum yang tercatat mencapai 64 derajat Celsius.

Selain teknologi baterai dan charger, Geely juga menyiapkan infrastruktur pendukung. Perusahaan menargetkan pemasangan lebih dari 100.000 konektor pengisian daya di Cina hingga akhir 2027.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 50.000 unit ditargetkan merupakan Geely Smart Charge. Jaringan tersebut ditargetkan dapat mencakup seluruh wilayah kabupaten di Tiongkok.

Untuk menarik konsumen, Geely memberikan insentif bagi pemilik pertama mobil baru yang sudah menggunakan teknologi Geely Smart Charge. Konsumen yang membeli mobil sebelum 1 Januari 2028 akan mendapatkan saldo pengisian daya sebesar 1.000 yuan per tahun selama dua tahun atau total 2.000 yuan. Geely mencoba mengejar langkah BYD dalam pengembangan ekosistem pengisian daya cepat. BYD sendiri menargetkan pembangunan 20.000 stasiun fast charging di Cina pada 2026.