Home Cerita Tata Nano Berpeluang Hidup Lagi Jadi Mobil Listrik

Tata Nano Berpeluang Hidup Lagi Jadi Mobil Listrik

NEW DELHI, AVOLTA – Nama Tata Nano kembali menjadi perbincangan di India setelah salah satu petinggi Tata Motors membuka kemungkinan mobil mungil tersebut hadir kembali pada masa depan. Kali ini, kemunculannya disebut berpotensi menggunakan tenaga listrik.

Dalam wawancara dengan ABP Auto Live, dikutip Rushlane, Rabu (12/8/2026) Kepala Desainer Tata Motors India Ajay Jain ditanya mengenai kemungkinan Nano kembali diproduksi. Ia memberikan jawaban yang membuka peluang bagi kembalinya nama tersebut, meski tidak menyebut adanya proyek produksi yang sudah berjalan.

Menurut Jain, Nano merupakan salah satu produk yang inovatif dan memiliki arti penting bagi industri otomotif India. Ia bahkan berharap suatu saat dapat kembali memperkenalkan nama Nano kepada dunia, termasuk dalam kemungkinan menggunakan teknologi elektrifikasi.

Pernyataan tersebut belum dapat dianggap sebagai konfirmasi bahwa Tata Motors sedang mengembangkan Nano generasi baru. Namun, komentar dari petinggi desain Tata tersebut menjadi salah satu sinyal paling terbuka mengenai kemungkinan penggunaan kembali nama Nano.

Menariknya, kondisi pasar otomotif saat ini memang berbeda dibandingkan ketika Nano pertama kali diperkenalkan.

Ketika meluncur pada 2009, Nano diposisikan sebagai mobil yang sangat murah dan ditujukan untuk masyarakat yang ingin naik kelas dari kendaraan roda dua ke mobil. Namun, citra sebagai “mobil termurah di dunia” justru menjadi salah satu tantangan pemasaran. Sebagian konsumen lebih memilih mobil hatchback yang lebih besar dan memiliki citra lebih kuat.

Kini, situasinya berubah. Mobil listrik semakin diterima konsumen, kendaraan berukuran ringkas kembali mendapat perhatian untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, sementara konsumen juga semakin terbuka terhadap model dengan konsep yang berbeda.

Jika Nano benar-benar kembali sebagai mobil listrik, mobil tersebut berpotensi ditempatkan sebagai kendaraan perkotaan berukuran kecil dengan fokus pada efisiensi, kemudahan bermanuver, dan harga yang lebih terjangkau.

Peluangnya juga didukung posisi Tata Motors yang saat ini menjadi salah satu pemain terbesar di pasar mobil listrik India. Pada Juli 2026, Tata mencatat penjualan ritel 13.678 mobil listrik atau menguasai sekitar 41,54% persen pasar mobil listrik penumpang di India.

Tata saat ini telah memiliki sejumlah model listrik seperti Tiago EV, Punch EV, Nexon EV, Curvv EV, Harrier EV, hingga Sierra EV. Namun, masih terdapat ruang untuk produk listrik yang posisinya lebih terjangkau dan berukuran lebih kecil.