SHANGHAI, AVOLTA – XPeng resmi melakukan penarikan kembali alias recall terhadap 33.473 unit MPV listrik X9 di Cina, setelah ditemukan potensi masalah pada sistem suspensi udara depan yang dapat muncul saat kendaraan digunakan dalam kondisi cuaca panas dan lembap.
Recall ini mencakup kendaraan yang diproduksi periode 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Demikian melansir CarnewsChina, Rabu (29/7/2026).
Menurut pengumuman regulator Cina, masalah tersebut disebabkan oleh berkurangnya tingkat kedap udara pada air spring bagian depan akibat variasi dalam proses produksi. Dalam penggunaan jangka panjang, terutama di wilayah dengan suhu dan kelembapan tinggi, kondisi tersebut dapat memicu kebocoran udara secara perlahan.
Jika kebocoran terjadi, sistem akan menampilkan peringatan kerusakan suspensi. Pada kondisi yang lebih parah, tinggi bodi kendaraan dapat turun di salah satu sisi atau secara keseluruhan sehingga berpotensi memengaruhi stabilitas dan pengendalian kendaraan.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah pemilik XPeng X9 di Chongqing melaporkan gangguan suspensi udara ketika gelombang panas melanda wilayah tersebut. Beberapa pengguna mengaku kendaraan tiba-tiba mengeluarkan suara kebocoran udara sesaat setelah keluar dari parkiran bawah tanah, kemudian bodi mobil turun sehingga tidak dapat dikendarai secara normal.
Sebagai langkah perbaikan, XPeng akan mengganti komponen air spring depan pada seluruh kendaraan yang terdampak secara gratis. Program recall ini dijadwalkan mulai berjalan pada 28 Agustus 2026 melalui jaringan diler resmi di Cina.
Di saat yang sama, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) juga melakukan inspeksi terhadap XPeng dan GAC Aion untuk mengevaluasi aspek keselamatan produk serta konsistensi proses produksi kendaraan listrik yang dipasarkan di negara tersebut.






