SHANGHAI, AVOLTA – Produsen baterai terbesar di dunia, CATL, kembali menghadirkan inovasi baru di sektor kendaraan listrik komersial. Perusahaan asal Cina ini resmi memperkenalkan baterai Tectrans II (Tianxing II) yang diklaim mampu mengisi daya dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu 6 menit 48 detik.
Teknologi terbaru ini dirancang khusus untuk kendaraan niaga ringan seperti van logistik, pikap listrik, hingga truk distribusi. Dengan kemampuan pengisian daya ultra cepat berstandar 8C, Tectrans II menjadi baterai pertama di segmen kendaraan komersial yang menawarkan kecepatan pengisian setinggi itu.
Pengisian hingga penuh bahkan hanya membutuhkan waktu 8 menit 56 detik, atau hampir setara dengan waktu mengisi bahan bakar kendaraan bermesin konvensional. Demikian melansir CarnewsChina, Jumat (10/7/2026).
CATL menyebut pengembangan baterai ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional armada kendaraan listrik. Waktu henti akibat proses pengisian daya dapat ditekan secara signifikan, sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi dalam waktu singkat. Hal ini dinilai sangat penting bagi perusahaan logistik yang mengandalkan produktivitas armada setiap hari.
Selain mengusung kemampuan pengisian daya yang sangat cepat, Tectrans II juga menawarkan daya tahan tinggi. CATL mengklaim baterai tersebut memiliki umur pakai hingga 1 juta kilometer atau sekitar 8 tahun, sehingga cocok digunakan untuk kendaraan dengan intensitas operasional tinggi.
Teknologi terbaru pada struktur sel baterai juga berhasil menurunkan hambatan internal hingga sekitar 50% dibanding rata-rata industri, sehingga proses perpindahan ion menjadi lebih cepat sekaligus menjaga kestabilan suhu saat pengisian daya berdaya tinggi.
Peluncuran Tectrans II melanjutkan langkah agresif CATL dalam mengembangkan teknologi baterai ultra-fast charging. Sebelumnya, perusahaan telah memperkenalkan baterai Shenxing generasi ketiga untuk mobil penumpang yang mampu mengisi daya dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 3 menit 44 detik.
Kini, teknologi serupa mulai diterapkan pada kendaraan komersial dengan fokus pada ketahanan dan efisiensi operasional.
Melalui inovasi ini, CATL berharap kendaraan listrik komersial semakin kompetitif dibanding kendaraan diesel, terutama di sektor logistik dan distribusi.
Dengan waktu pengisian yang mendekati proses mengisi bahan bakar serta usia pakai baterai yang panjang, adopsi kendaraan niaga listrik diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa tahun ke depan.






