SHANGHAI, AVOLTA – Seres Group mulai mengambil langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap Huawei. Produsen otomotif asal Cina yang selama ini dikenal lewat kesuksesan merek Aito itu resmi memperkenalkan merek baru bernama Aiva.
Melansir CarnewsChina, Jumat (12/6/2026) merek ini nantinya akan difokuskan pada pengembangan kendaraan listrik canggih berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Langkah ini diambil setelah Aito, yang dikembangkan bersama Huawei melalui ekosistem Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), menjadi tulang punggung bisnis Seres. Pada 2025, penjualan Aito mencapai sekitar 426.000 unit atau menyumbang lebih dari 90% dari total penjualan Seres yang mencapai 472.000 unit.
Kondisi tersebut membuat banyak pengamat menyebut perusahaan mengalami “ketergantungan terhadap Aito”.
Melalui Aiva, Seres ingin membangun identitas baru yang lebih independen. Merek ini berada di bawah Saidou Technology, perusahaan yang didukung Seres, modal pemerintah Chongqing, CATL, serta teknologi AI dari ByteDance melalui platform Volcano Engine.
Integrasi teknologi kecerdasan buatan disebut akan menjadi salah satu pembeda utama dibanding merek-merek lain di pasar kendaraan listrik Tiongkok.
Bersamaan dengan peluncuran merek, Aiva juga memperkenalkan mobil konsep pertamanya yang diberi nama Aiva Origin Concept.
Model produksi massal pertamanya akan bernama Aiva ME7 dan dijadwalkan meluncur sebelum akhir 2026. Mobil-mobil Aiva akan menyasar segmen pasar utama dengan harga di atas 200.000 yuan atau sekitar Rp 450 jutaan.






