
JAKARTA, AVOLTA – Honda Motor mengumumkan keputusan penting terkait operasinya di Korea Selatan. Pabrikan asal Jepang tersebut memastikan akan menghentikan aktivitas penjualan mobil melalui anak usahanya, Honda Korea Co., Ltd., yang berbasis di Seoul, akhir 2026.
Langkah ini diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perubahan yang terjadi di pasar otomotif global, maupun domestik Korea Selatan. Jenama berlambang huruf H ini menilai, penyesuaian strategi diperlukan guna memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka menengah hingga panjang.
Dalam keterangan di website resminya, Honda menyebut keputusan ini juga berkaitan dengan upaya untuk memfokuskan sumber daya perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih optimal dalam menghadapi dinamika industri otomotif yang terus berkembang.
Meski menghentikan penjualan mobil baru, Honda menegaskan komitmennya terhadap konsumen yang sudah ada di Korea Selatan. Layanan purna jual tetap berjalan, termasuk servis dan perawatan kendaraan, ketersediaan suku cadang, hingga dukungan garansi.
Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk tetap menjaga kepercayaan pelanggan, meskipun lini bisnis mobil tidak lagi dilanjutkan di negara tersebut.
Sementara itu, Honda Korea akan terus menjadikan bisnis sepeda motor sebagai tulang punggung operasionalnya. Perusahaan juga berencana memperkuat lini ini dengan menghadirkan produk-produk menarik serta meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di pasar Negeri Ginseng tersebut.





