Home Cerita Baterai Solid-State Baru Chery: Sekali Cas Tembus 1.500 Km

Baterai Solid-State Baru Chery: Sekali Cas Tembus 1.500 Km

13
0

JAKARTA, AVOLTA – Chery bersiap menggelar ajang bertajuk ‘Battery Night’, pada 18 maret 2026, yang akan jadi panggung penting untuk memperkenalkan teknologi bateri generai terbaru. Fokus utamanya, adalah baterai solid-state yang digadang-gadang akan menjadi masa depan mobil listrik dengan performa lebih unggul dibanding lithium-ion saat ini.

Dalam pengumuman resminya, pabrikan asal Cina tersebut menegaskan tengah mengembangkan baterai solid-state penuh yang ditargetkan mulai digunakan secara terbatas pada 2026. Setelah fase awal tersebut, teknologi ini diproyeksikan masuk ke pasar massal pada 2027, seiring peningkatan kesiapan produksi dan efisiensi biaya.

Disitat dari Carneschina, salah satu klaim paling menarik adalah potensi jarak tempuhnya. Chery menyebut baterai ini mampu membawa mobil listrik melaju lebih dari 1.500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Namun, perusahaan belum mengungkap metode pengujian yang digunakan untuk menghasilkan angka tersebut.

Secara teknologi, baterai solid-state menggantikan elektrolit cair dengan material padat. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan kepadatan energi lebih tinggi sekaligus meningkatkan stabilitas termal. Artinya, selain jarak tempuh yang lebih jauh, tingkat keamanan dan efisiensi juga berpotensi meningkat dibanding baterai konvensional.

Sebelumnya, Chery juga sempat memamerkan prototipe modul baterai solid-state dengan kepadatan energi mencapai 600 Wh/kg. Angka ini jauh melampaui standar baterai saat ini, sekaligus menegaskan keseriusan pabrikan yang bermarkas di Wuhu ini dalam mengembangkan teknologi elektrifikasi jangka panjang.

Meski demikian, detail teknis seperti kapasitas baterai, arsitektur pengisian, hingga mitra pemasok masih dirahasiakan.