
BOLOGNA, AVOLTA – Lamborghini masih percaya diri dengan teknologi mesin yang ditawarkan sekarang ini, sehingga pabrikan asal Bologna, Italia ini belum mau menghadirkan pilihan mesin lain, khususnya kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Lamborghini, dikutip Autocar, Jumat (11/7/2025) menyatakan bahwa untuk Urus generasi terbaru tetap mengusung mesin plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Pabrikan mengklaim versi listrik murni baru diluncurkan pada 2035 alias satu dekade dari sekarang.
CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann mengatakan, ketidakpastian regulasi yang terus berubah menjadikan perusahaan menunda kedatangan EV pertama yang berbasis dari Lanzador.
“Kami ingin memiliki generasi baru Urus dalam PHEV lagi. Ini adalah keputusan yang penting dan para pelanggan senang mendengarnya,” ujar Winkelmann.
Lamborghini memastikan Urus generasi kedua akan tetap hadir pada tahun 2029 dengan berbagai ubahan, tidak termasuk urusan jantung pacu.
Segi performa, SUV tersebut dibekali dengan mesin V9 4,0 liter 456 kW dan torsi 800 Nm dikombinasikan dengan motor listrik 141 kW dan torsi 483 Nm, sehingga menghasilkan total tenaga hingga 588 kW dan torsi 950 Nm digabungkan dengan transmisi delapan percepatan otomatis.





